Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe di Nunukan Masih Bertahan dengan Stok Lama
- 15 Apr 2026 14:26 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Harga kedelai sebagai bahan utama tempe dan tahu mulai naik di pasaran. Kenaikan ini dikhawatirkan akan berdampak pada pelaku usaha kecil, khususnya di daerah perbatasan seperti Nunukan.
Di Surabaya, harga kedelai tercatat naik dari Rp10.000 menjadi Rp11.500 per kilogram. Harga tersebut belum termasuk ongkos kirim ke Nunukan yang membuat biaya semakin tinggi.
Salah satu pembuat tempe di Nunukan, Nur Fadila, mengaku sudah mendapat informasi terkait kenaikan harga tersebut. Namun, untuk saat ini ia masih bertahan dengan stok lama yang dibeli sebelumnya.
“Sudah ada kenaikan di Surabaya, tapi ini stok lama jadi harga belum dinaikkan,” kata Nur, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, persediaan kedelai yang ada saat ini diperkirakan cukup hingga tiga bulan ke depan. Namun, ia berencana menambah pasokan agar produksi tidak terganggu.
“Rencana bulan depan, minta kirim lagi,” ujarnya.
Nur menambahkan, selama ini ia hanya mengandalkan pasokan kedelai dari Surabaya karena distribusinya lebih lancar. Ia sempat mencoba memasok kedelai dari Tawau, Malaysia, namun biaya lebih mahal karena nilai tukar ringgit yang tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....