Harga Rumput Laut Naik, Usaha Budidaya di Nunukan Kembali Menggeliat
- 10 Jul 2026 10:35 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Setelah sempat terpuruk akibat harga jual yang rendah, usaha budidaya rumput laut di Kabupaten Nunukan kini kembali menggeliat. Kenaikan harga dinilai membawa harapan baru bagi petani dan para pekerja yang menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.
Salah seroang pembidaya rumput laut di Kabupaten Nunukan, Hasma mengatakan memasuki awal Juli 2026, harga rumput laut kering dengan kadar kekeringan 38 persen sempat mencapai sekitar 36 ribu rupiah per kilogram. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dua tahun terakhir ketika harga rumput laut sempat anjlok hingga 12 ribu rupiah per kilogram.
Kenaikan harga ini menjadi angin segar bagi para pembudidaya yang selama ini bertahan di tengah rendahnya nilai jual hasil panen. Namun demikian, Hasma mengaku belum menikmati kenaikan harga tersebut karena masih menunggu masa panen.
"Alhamdulillah kemarin terakhir menjual itu harga 25 ribu, ini naik lagi cuma kami belum dapat karena belum panen," kata Hasma, Jumat (10/7/2026).
Naiknya harga rumput laut tidak hanya memberikan harapan bagi petani, tetapi juga berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat yang bergantung pada usaha ini. Hasma mengatakan, dengan mengelola sekitar seribu tali rumput laut, saat ini ia mempekerjakan dua orang pekerja.
Menurut Hasma, kenaikan harga juga berdampak pada meningkatnya aktivitas para pekerja pengikat bibit rumput laut. Upah jasa pengikatan bibit kini berkisar antara 10 hingga 11 ribu rupiah per tali, bergantung pada panjang tali yang digunakan.
"Dulu 9 ribu, sekarang biaya ikat tali 10 ribu satu tali, ada juga yang 11 ribu, bergantung panjang talinya," ujarnya.
Para pembudidaya berharap tren kenaikan harga dapat bertahan dalam jangka panjang sehingga usaha budidaya rumput laut tetap berkelanjutan. Bagi petani, harga yang stabil di kisaran minimal 25 ribu rupiah per kilogram lebih penting dibandingkan lonjakan harga sesaat agar mampu menjaga keberlangsungan usaha sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....