Pahami Agama dengan Ilmu

  • 15 Apr 2026 06:17 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Beragama bukan sekadar mengikuti tradisi, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang harus dilandasi dengan pemahaman yang benar. Dalam menjalankan ibadah, niat yang tulus saja ternyata tidaklah cukup. Pentingnya menuntut ilmu merupakan pilar utama dalam Islam. Tanpa ilmu, ketaatan seseorang berisiko terjebak dalam fanatisme buta atau bahkan kekeliruan dalam tata cara peribadatan. Sejarah mencatat bahwa wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah perintah untuk membaca atau ‘Iqra’. Ini merupakan isyarat tegas bahwa Islam adalah agama yang dibangun di atas fondasi literasi dan pengetahuan.

Menurut Ustaz Anam Ashari, dalam acara Mutiara Pagi RRI Nunukan Rabu, 15 April 2026, menekankan bahwa ayat pertama yang turun kepada Nabi Muhammad SAW adalah perintah untuk membaca atau Iqra, yang menjadi simbol bahwa Islam adalah agama ilmu pengetahuan.

"Ilmu adalah cahaya, dan agama adalah kompasnya. Jika kita beragama tanpa ilmu, kita akan tersesat meski merasa sudah berjalan di jalan yang benar. Sebaliknya, ilmu tanpa agama akan membuat seseorang sombong. Maka, pahamilah dalilnya, pelajari fikihnya, agar amal ibadah kita kokoh."

Lebih lanjut, Ustaz Anam Ashari juga menyampaikan Memahami agama dengan ilmu membawa tiga dampak utama bagi seorang muslim:

  1. Ibadah Sesuai Syariat: Memastikan tata cara ibadah sesuai dengan tuntunan Nabi SAW.
  2. Ketenangan Jiwa: Ilmu melahirkan keyakinan yang kuat sehingga ibadah terasa lebih bermakna.
  3. Sikap Moderat: Orang yang berilmu cenderung lebih bijak dalam menghadapi perbedaan pendapat dan tidak mudah menyalahkan orang lain.

Di era digital saat ini, akses terhadap ilmu agama semakin terbuka lebar. Namun, Ustaz Anam Ashari mengingatkan pentingnya memverifikasi sumber informasi. Mencari ilmu harus dilakukan secara komprehensif, mulai dari mempelajari Al-Qur'an, Hadis, hingga berguru pada ahli yang memiliki sanad keilmuan yang jelas.

Ilmu adalah cahaya, dan agama adalah jalan yang harus ditempuh dengan cahaya tersebut. Dengan terus belajar, kita tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga memperluas kebermanfaatan diri bagi sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....