Kesbangpol Nunukan Nilai Hari Kepercayaan Perkuat Keberagaman
- 09 Jul 2026 17:07 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Kesbangpol Nunukan menyambut positif penetapan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
- Penetapan dinilai menjadi bentuk pengakuan negara terhadap keberagaman keyakinan di Indonesia.
- Kesbangpol berkomitmen menjaga kondusifitas dan memperkuat persatuan melalui dialog lintas agama dan penganut kepercayaan.
RRI.CO.ID, Nunukan - Kesbangpol Nunukan menyambut positif penetapan Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Penetapan dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 135 Tahun 2026.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Kesbangpol Nunukan masih menunggu surat edaran resmi pemerintah. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nunukan, Hasan Basri, Kamis (09/07/2026).
"Terkait penetapan tanggal 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa melalui Surat Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 135 Tahun 2026, hingga saat ini kami memang belum menerima surat edarannya. Namun apabila penetapan tersebut telah berlaku, kami memandang itu sebagai bentuk pengakuan negara terhadap keberagaman keyakinan yang hidup di Indonesia," katanya.
Indonesia memiliki masyarakat penganut agama dan aliran kepercayaan yang hidup berdampingan. Keberagaman tersebut juga terdapat di Kalimantan Utara, termasuk Kabupaten Nunukan.
Kesbangpol menilai keberagaman harus terus dijaga melalui komunikasi dan saling menghormati. Upaya itu diharapkan memperkuat persatuan di wilayah perbatasan.
"Di Indonesia tidak hanya ada agama-agama yang diakui, tetapi juga terdapat para penganut kepercayaan. Bahkan di Kalimantan Utara, termasuk di Kabupaten Nunukan, juga terdapat masyarakat penganut aliran kepercayaan yang menjadi bagian dari keberagaman bangsa," ujarnya.
Kesbangpol akan terus membangun dialog bersama seluruh elemen masyarakat. Langkah itu dilakukan untuk menjaga stabilitas sosial dan kerukunan di Kabupaten Nunukan.
"Karena itu, Kesbangpol akan terus mendorong dialog serta menjaga kondusifitas di tengah masyarakat agar keberagaman menjadi kekuatan dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, termasuk dengan merangkul para penganut aliran kepercayaan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....