Satgas Pamtas Yonkav 13 SL dan Batalyon 7 RAMD Patroli Patok di Perbatasan
- 09 Apr 2026 06:32 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan-Guna memperkuat pengamanan di wilayah perbatasan darat antara Indonesia dan Malaysia, Satgas Pamtas Batalyon Kavaleri 13/Satya Lembuswana (TNI-AD) bersama Batalyon 7 RAMD Tentara Darat Malaysia (TDM) secara resmi membuka kegiatan kolaborasi kedua negara dalam menjaga kedaulatan wilayah perbatasan (Patkor) Seri 1 Tahun 2026 di Pos Serudong-Malaysia, Senin, 6 April 2026.
Dansatgas Pamtas Yonkav 13/SL, Letkol Kav Ikhsan Maulana Pradana mengatakan kegiatan patroli ini adalah untuk mengetahui batas wilayah
antar kedua negara serta menghindarkan terjadinya salah paham maupun provokasi antara pasukan dari kedua negara yang sedang menjalankan tugas di perbatasan.
“Sampai dengan sejauh ini untuk kondisi Patok di Wilayah yang sudah disepakati kedua negara tidak ada perubahan atau pergeseran”, ucapnya, Kamis, (9/4/2206).
Ia berharap terjalinnya kegiatan Patkor antara Satgas Pamtas Batalyon Kavaleri 13/SL bersama Batalyon 7 RAMD untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan profesionalisme prajurit, sekaligus sebagai sarana meningkatkan jalinan persahabatan antar kedua negara. Oleh karena itu, interaksi antar prajurit dalam patroli terkoordinasi ini merupakan sarana yang efektif dalam mewujudkan semangat kebersamaan maupun saling pengertian antar prajurit kedua negara.
Ia juga menyampaikan bagi Indonesia dan Malaysia, proses menentukan garis batas kedua negara telah lama dilakukan serta telah menghasilkan beberapa kesepakatan atau perjanjian diantara kedua negara serumpun dan bersahabat tersebut. Selain batas alam seperti gunung, hutan dan aliran sungai yang secara alamiah membatasi, juga telah dibangun batas buatan (Patok Batas Negara) dan didirikannya Pos Pamtas di sepanjang garis perbatasan kedua negara termasuk diadakannya Pos Gabma yang berada di Indonesia maupun di Malaysia, Selama satgas pamtas Yonkav 13/SL bertugas sudah ke dua kalinya kegiatan ini dilaksanakan, sehingga hal ini sebagai bentuk kerja sama positif antar Militer Indonesia dan Militer Malaysia.
“Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama delapan hari ke depan ini, melibatkan 17 personel TNI dan 17 personel TDM untuk mengecek dan menyusuri patok di sepanjang jalur perbatasan negara yang sudah disepakati”, ujarnya.
Sementara itu Pasiter Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/SL Kapten Kav Yurika Anggora Putra menyampaikan patroli bersama ini merupakan implementasi dari kerja sama militer bilateral yang telah terjalin lama. Selain menjaga integritas wilayah kedaulatan teritorial masing-masing negara, juga mencegah aktivitas ilegal penyeludupan barang terlarang, pemeriksaan batu sempadan (Patok Batas) dan menjaga diplomasi pertahanan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun rasa saling percaya (confidence building measures) antar-prajurit di lapangan. (DR).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....