Antisipasi Krisis Air saat Kemarau, DPRD Nunukan Desak Perluasan Embung
- 30 Mar 2026 14:53 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrul, mendesak Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan segera memperluas embung sebagai langkah antisipasi krisis air bersih. Desakan ini muncul menyusul terganggunya layanan air masyarakat setiap kali musim kemarau akibat keterbatasan pasokan air baku.
Menurut Andi Fajrul, embung yang ada saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat karena kapasitas tampungnya masih terbatas. Kondisi tersebut dinilai menjadi penyebab terjadinya kekurangan air saat kemarau melanda.
"Bagaimana embung Bolong ini dilakukan perluasan sehingga bisa menambah dan menampung air agar tidak terjadi krisis seperti ini," kata Andi Fajrul, Senin (30/3/2026).
Ia menambahkan, selain memperluas embung yang sudah ada, Perumda Tirta Taka juga perlu membangun embung baru dengan memanfaatkan potensi sungai yang memiliki sumber mata air. Upaya ini dinilai perlu dilakukan untuk memperkuat cadangan air baku di tengah keterbatasan infrastruktur saat ini.
Menurutnya, pemanfaatan air sungai juga harus diimbangi dengan pembangunan instalasi pengolahan air atau water treatment plant (WTP). Dengan demikian, air sungai dapat diolah menjadi sumber air bersih yang layak digunakan masyarakat.
Andi menilai, semakin banyak embung yang dibangun, maka potensi krisis air saat musim kemarau dapat ditekan secara signifikan. Hal ini sekaligus menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga ketersediaan air bersih di Nunukan.
”Kita juga perlu membangun WTP bagaimana a ir yang ada di sungai bisa dimnafaatkan karena kita ini kekurangan embung, ketika banyak embung maka kita meminimalisir krisis air ketika terjadi kemarau,” ujarnya.
Ia juga meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan Utara. Komunikasi intensif diperlukan agar rencana perluasan embung dapat segera direalisasikan.
Menurut Andi, langkah tersebut harus menjadi perhatian serius semua pihak karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Peningkatan kapasitas tampung embung dinilai krusial untuk mengantisipasi keterbatasan air baku saat musim kemarau tiba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....