Warga Nunukan Keluhkan Jasa Carter Kapal Tidak Diprioritaskan pada Momen Lebaran
- 23 Mar 2026 13:22 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Warga Nunukan mengeluhkan kebijakan terkait penggunaan jasa carter kapal dengan perahu kayu di Pelabuhan Sei Jepun yang dinilai tidak diprioritaskan pada momen Lebaran 2026. Kebijakan ini dianggap kurang tepat karena biaya carter kapal jauh lebih besar, sementara tetap diwajibkan mengikuti antrean keberangkatan bersama penumpang reguler.
Salah seorang warga di Jalan Lingkar Nunukan, Alang, menilai penggunaan jasa carter kapal dengan biaya yang lebih mahal seharusnya dapat diprioritaskan. Namun, ia menjelaskan bahwa layanan carter hanya dapat digunakan untuk penumpang tanpa kendaraan, sedangkan penumpang yang membawa kendaraan tetap harus mengikuti antrean reguler.
"Sekarang kalau kita carter tetap harus mengikuti antrean. Kalau hanya orang bisa carter, tetapi kalau membawa motor tetap harus antre,” ujar Alang, Senin (23/3/2026).
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Pelabuhan Sei Jepun, Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan, Zainal Abidin, menjelaskan bahwa jasa carter tetap diwajibkan mengikuti antrean selama penyebrangan di momen lebaran. Kebijakan ini diterapkan dengan mempertimbangkan kapasitas dermaga serta jumlah penumpang yang meningkat drastis.
Menurutnya, apabila jasa carter diprioritaskan, hal tersebut berpotensi memperlambat proses penyeberangan mengingat arus penumpang yang datang dan berangkat terjadi secara bersamaan. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menyebabkan penumpukan penumpang di area dermaga dan menghambat proses keberangkatan.
"Jasa carter tidak memungkinkan untuk berangkat lebih dahulu karena kapal yang datang dan berangkat berlangsung secara bersamaan. Jika semua ingin menggunakan carter, hal tersebut justru berpotensi menimbulkan penumpukan di area dermaga dan memperlambat proses keberangkatan,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut dan tetap mengikuti aturan yang berlaku. Hal ini demi menjaga kelancaran serta keselamatan para penumpang dan penyedia jasa selama proses penyeberangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....