Ketua Pasar Tani Sebut Pedagang Pernah Rugi saat Dipindah
- 08 Mar 2026 10:50 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Ketua Pasar Tani Alun-Alun Nunukan menilai pemindahan pasar pernah berdampak pada penurunan pendapatan pedagang. Hal itu disampaikan di tengah polemik rencana pemindahan pasar ke Tanah Merah.
Pasar Tani Alun-Alun Nunukan sebelumnya pernah dipindahkan sementara. Pemindahan dilakukan saat kegiatan Hari UMKM se-Indonesia digelar di Nunukan. Hal ini disampaikan Ketua Pasar Tani Alun-Alun Nunukan, Abdul Kadir. Minggu (08/02/2026).
“Jadi begini Pak. Ini Pasar Tani Alun-Alun pernah dicoba satu kali. Pada saat hari UMKM se Indonesia. Dipindah di Tanah Merah. Di stopkan pasar tani yang di Alun-Alun. Ternyata ini anggota penjual saya pindah ke Tanah Merah. Ternyata keluhannya banyak. Bilang tadinya 2 juta tinggal 1 juta, Tadinya 1 juta tinggal 500 ribu. Anjok 50 persen.” ujarnya.
Menurutnya, pemindahan lokasi saat itu memunculkan banyak keluhan dari para pedagang. Sejumlah pedagang mengaku mengalami penurunan omzet saat berjualan di lokasi tersebut. Ia menyebut sebagian pedagang mengandalkan Pasar Tani sebagai sumber penghasilan utama. Aktivitas pasar yang digelar seminggu sekali dinilai cukup membantu ekonomi pedagang kecil.
“Jadi makanya teman-teman ini tidak ada. Bilang harapan kita hanya Pasar Tani Alun-Alun saja. Harapan kita hanya satu kali satu minggu. Jadi kalau misalkan ada kekurangan-kekurangan. Bisa kita bantu tata. Dan ini tidak gampang Pak, 3 tahun ini baru bisa begini. Baru bisa rame Pasar Tani Alun-Alun.” ujarnya.
Ia berharap setiap rencana penataan pasar mempertimbangkan kondisi pedagang. Keputusan terkait lokasi pasar diharapkan melibatkan pengelola serta para pedagang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....