Dugaan Diskriminasi Guru Sebatik, DPRD Buka Peluang RDP
- 10 Feb 2026 10:49 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - DPRD Nunukan berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan diskriminasi guru SDN 001 Sebatik Tengah, Halimah. RDP akan mengundang sejumlah instansi terkait, mulai dari dinas Pendidikan Nunukan, BKPSDM Nunukan dan pihak sekolah.
"Kalau pun diperlukan, maka kami akan melakukan RDP rapat dengar pendapat dengan melibatkan instansi terkait Dinas Pendidikan, BKPSDM dan pihak sekolah mungkin," kata Wakil Ketua DPRD Nunukan, Arpiah, Selasa (10/2/2026).
Sejauh ini, Komisi I DPRD Nunukan telah mendatangi SDN 001 Sebatik Tengah untuk menelusuri kasus tersebut. Melalui investigasi, pihaknya mengantongi sejumlah temuan yang dapat digunakan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
"Kemarin Ketua Komisi I telah melakukan inspeksi dan investigasi langsung ke sekolah untuk meminta klarifikasi terkait kasus ini dan ada beberapa temuan-temuan awal yang memang kami dapatkan dan ini menjadi bahan bagi kami untuk mendorong langkah-langkah selanjutnya," jelasnya.
BKPSDM: Kepsek Bisa Dicopot, Bukan Dipecat
Arspiah menyatakan keprihatinannya atas kasus yang dialami Halimah. Prinsipnya, DPRD akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas.
"Jika ditemukan pelanggaran maka harus ada tindakan yang tegas," ucapnya.
Seperti diketahui, polemik dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SDN 001 Sebatik Tengah terhadap salah seorang guru di sekolah tersebut mencuat ke publik. Dugaan perlakuan diskriminatif itu mencuat setelah beredar informasi bahwa guru tersebut mengalami pengucilan di lingkungan sekolah.
Selain itu, guru juga disebut tidak dilibatkan dalam komunikasi dan administrasi internal sekolah. Merespons hal tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut.
"Terkait permasalahan di SDN 001 Sebatik Tengah tentunya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan akan mencari titik permasalahannya, dan nantinya juga akan mencari pemecahan masalah itu sehingga nantinya dapat memberikan masukan yang terbaik dan bijak." ucap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Akhmad, Sabtu (7/2/2026).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....