BMKG: Curah Hujan Sebatik Normal, Meski Terasa Kering
- 26 Jan 2026 18:13 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan – BMKG menyatakan curah hujan di wilayah Sebatik masih kategori normal. Kondisi tersebut berdasarkan data pemantauan hingga 25 Januari 2026.
BMKG mencatat curah hujan di Sebatik Utara terutama di sekitar Embung Lapri mencapai 156 milimeter. Data tersebut dihimpun sejak 1 hingga 25 Januari 2026. Hal ini disampaikan Kepala Stasiun BMKG Kelas IV Nunukan, William Sinaga.
"Berdasarkan data BMKG, kondisi curah hujan di wilayah Sebatik, khususnya di Embung Lapri. Embung Lapri ini letaknya di Sebati Utara ya. Itu berdasarkan data kita hujannya itu bulan Januari dari tanggal 1 sampai tanggal 25 Januari ini, itu curah hujannya 156 mm, nah ini termasuk kategori menengah" katanya. Senin (26/01/2026).
| Baca juga: Prakiraan Cuaca Wilayah Kabupaten Nunukan |
Baca Juga: BMKG Ungkap Panas Terik Nunukan di Musim Hujan
Kondisi curah hujan serupa juga terjadi di wilayah Pulau Nunukan. BMKG mencatat akumulasi hujan masih berada pada batas klimatologis. Curah hujan Pulau Nunukan tercatat sebesar 151,4 milimeter. Nilai tersebut masih sesuai rata-rata curah hujan jangka panjang.
"Nah, demikian juga untuk Pulau Nunukan, Pulau Nunukan ini dari tanggal 1 sampai tanggal 25 itu 151,4 mm, nah ini sesuai normalnya memang masih kategori normal, jadi kategori normal itu apabila rata-rata curah hujannya selama 30 tahun itu masih diambang batas ke bawah itu 85%, ke atasnya 115%, di range itu, itu masih dikatakan normal." ujarnya.
BMKG menilai persepsi kering dipengaruhi pola hujan ringan dan tidak merata. Kondisi cuaca siang hari cenderung panas hingga sore.
"Nah, untuk Sebatik ini memang masih termasuk normal, walaupun mungkin kita merasakan hujan ini sepertinya jarang, karena sebaran hujannya ini tidak merata, terus hujannya itu polanya hujan ringan. Dengan di pagi sampai sore hari itu kan kita merasa panas terik, jadi kita seolah-olah merasa kering gitu." katanya.
Penulis: Fery Herdiansyah
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....