Program SIRAM SKK Migas di Desa Tepian

  • 30 Nov 2025 19:48 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Pemerintah Kabupaten Nunukan menghadiri seremoni Program SIRAM (Sanitasi Inovatif Ramah untuk Masyarakat) yang digelar SKK Migas dan JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Jumat (28/11/2025). Bupati Nunukan diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Juni Mardiansyah, A.P.

Acara ini turut dihadiri perwakilan SKK Migas, manajemen JOB Simenggaris, Camat Sembakung, Kepala Desa Tepian serta tokoh masyarakat. Program SIRAM merupakan inisiatif CSR perusahaan untuk mendukung peningkatan sanitasi warga desa.

Dalam sambutan yang dibacakan Juni, Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi atas bantuan 30 unit bio septic tank dan closet kepada warga Desa Tepian pada tahun 2025. Bantuan tersebut mendukung program pemerintah dalam percepatan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Pemerintah berharap kerja sama positif ini dapat memperkuat hubungan masyarakat dan perusahaan.

“Jika ada lowongan kerja, kami berharap perusahaan memberi kesempatan lebih dulu kepada masyarakat lokal. Ini penting agar warga merasa memiliki dan ikut menjaga keberlangsungan kegiatan perusahaan,” ujar Juni membacakan pesan Bupati.

Baca Juga: Antri Pospay Sedadap Cairkan BLT Kesra Rp900 Ribu

Selain itu, pemerintah meminta agar dukungan CSR ke depan tidak hanya di bidang sanitasi tetapi juga menyentuh sektor lain demi meningkatkan kesejahteraan warga. Kepada penerima manfaat, pemerintah mengimbau agar fasilitas sanitasi dijaga demi keberlanjutan.

Juni juga menyampaikan aspirasi warga terkait persoalan harga LPG 3 kg yang mencapai Rp90.000 karena pasokan berasal dari luar daerah. Pemkab Nunukan telah mengusulkan tambahan kuota LPG subsidi sebesar 3.833 metrik ton agar harga bisa turun dan UMKM tetap bersaing.

Terkait pembangunan Jalan Atap-Sembakung, saat ini pemerintah sedang mengidentifikasi lahan milik perusahaan. Penyusunan perencanaan ditargetkan bisa dilakukan pada 2027 sesuai kemampuan APBD.

Perwakilan JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris, Dennie Junaidi Dharma menjelaskan bahwa Program SIRAM didesain untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat melalui penyediaan bio septic tank, edukasi PHBS serta pendampingan pengelolaan sanitasi desa.

Perwakilan SKK Migas, Andi Irmawati menjelaskan bahwa industri hulu migas berfokus pada produksi energi juga berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program sosial berkelanjutan. Program SIRAM dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan warga.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Hubungan Antar Lembaga, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P, menyatakan pemerintah provinsi sangat terbuka terhadap kolaborasi bersama industri migas agar kehadirannya memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Rombongan meninjau langsung rumah warga penerima bantuan bio septic tank. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Agrowisata BUMDes Berkah Jaya Tepian, di mana tamu disambut dengan air kelapa segar hasil perkebunan desa. MM


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....