Calon Pekerja Migran Ilegal Ditampung di BP3MI
- 15 Sep 2025 06:43 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara bekerjasama dengan seluruh BP3MI Kabupaten/Kota untuk mengedukasi seluruh warganya agar melengkapi dokumen apabila ingin bekerja ke luar negeri. Pihaknya juga menyediakan tempat penampungan bagi para pekerja migran yang telah di deportasi dari Malysia maupun pekerja migran yang terjaring razia karena mencoba ke Malaysia secara non prosedural.
Kepala BP3MI Kalimantan Utara Kombes Pol Andi M. Ichsan mengatakan sebanyak 33 orang Calon Pekerja Migran Indonesia berhasil diamankan oleh Petugas BP3MI Kalimantan Utara, mereka tidak memiliki paspor hanya memiliki KTP Nusa Tenggara Timur dan KTP Makassar, yang tiba di Kabupaten Nunukan menggunakan kapal Pelni dengan tujuan ke Malaysia.
"Hari ini kami melaksanakan assesment kepada 33 orang ini karena tidak semuanya orang dewasa jadi kami sampaikan bahwa 33 orang ini laki-laki dewasa 16 orang, kemudian perempuan dewasa 13 orang, 4 orang ini anak-anak mereka, anak yang dibawa dari sana, kami melaksanakan assesment kalau memang mereka tetap ingin kerja di luar negeri nanti kami coba memfasilitasi melalui perusahaan tenaga kerja yang ada di Nunukan ini", ucapnya, Senin, (15/9/2025).
Baca Juga: Pelindo dan BP3MI Kaltara Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
BP3MI Bantu Kepulangan
Ia menambahkan apabila ada job order untuk bekerja di Malaysia, BP3MI Kalimantan Utara akan memberangkatkan secara prosedural, apabila mereka ingin kembali ke kampung halamannya, BP3MI siap membantu kepulangan mereka.
"Negara hadir bersama-sama mereka, kami siap membiayai tiket pemberangkatan mereka, kemudian selama berada didalam kapal uang makan nya kami juga siapkan hingga sampai di kampung halamannya", ucapnya.
Ia juga mengatakan para Pekerja Migran yang telah dideportasi dari Malaysia dilakukan pendataan secara akurat. Bagi yang memilih bekerja kembali ke Malaysia akan akan di proses melalui PJTKI, jika ingin kembali ke kampung halamannya akan dipulangkan dengan menggunakan anggaran negara. (DR).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....