Awal Puasa Berbeda, Tetap Jaga Persatuan
- 17 Feb 2026 20:48 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan – Pernah tidak sih dalam satu rumah atau lingkungan ada yang mulai Puasa duluan ada yang besoknya? Tahun ini, itu akan terjadi lagi jangan bingung dan jangan terpecah belah.
Yuk! Kita bedah kenapa awal puasa 2026 bida beda? Jadi tahun ini untuk Ramadhan 1447 hijriah, Muhammadiyah sudah menetapkan satu Ramadan jatuh pada Rabu, 18/2/2026. Sementara pemerintah melalui Kementerian Agama, baru akan menggelar sidang isbat pada Selasa, 17 Februari 2026. Dan diprediksi awal puasa jatuh pada Kamis, 19/2/2026.
| Baca juga: Kerugian di Akhir Ramadan |
Yang Terpenting Bukan Kapan Kita Mulai, Tapi Bagaimana Kita Menjaga Hati Dan Ukhuwah.
Artinya, ada potensi perbedaan satu hari , kenapa bisa demikian? Ini bukan soal siapa yang paling benar ya, Ini soal perbedaan metode. Muhammadiyah menggunakan metode hisab, yaitu perhitungan matematis astronomi.
Sementara pemerintah menggunakan siding isbat. Yaitu gabungan antara perhitungan hisab dan observasi langsung atau rukyatul hilal untuk memastikan bulan terlihat. Dua metode ini diakui dalam Islam, dan sama-sama punya dasar yang kuat.
Baca Juga: Lima Keajaiban Puasa Senin Kamis, yang Punya Segudang Manfaat
Jadi perbedaan ini adalah hal yang lumrah di Indonesia. Kuncinya bukan pada kapan kita mulai, tapi bagaimana kita menyikapi perbedaan ini. Ini adalah momentum untuk belajar toleransi, jangan sampai perbedaan jadwal puasa membuat kita saling menyalahkan atau merenggangkan silaturahmi.
Tahun ini, Yuk kita jaga Ukhuwah, hargai saudara kita yang mulai puasa lebih dulu atau yang memulai esok harinya. Semoga kita semua diberi kesempatan untuk bertemu Ramadan 1447 Hijriah dan menjalani ibadah puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan. (Sumber: Mrs.Digital/Rumah Zakat)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....