Kerugian di Akhir Ramadan

  • 17 Mar 2026 06:05 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Program Mutiara Pagi RRI Nunukan kembali menghadirkan tausiyah penuh makna bersama narasumber Ustaz Aiman, S.Pd.I.Gr., dengan mengangkat topik “Kerugian di Akhir Ramadan”. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengingatkan umat Islam agar tidak termasuk golongan yang merugi saat bulan suci hampir berakhir.

Ustaz Aiman mengisahkan sebuah peringatan dari malaikat Jibril menjelang akhir Ramadan. Dalam riwayat tersebut, disebutkan bahwa sungguh merugi seseorang yang menjalani Ramadan namun tidak mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Padahal, Ramadan merupakan momentum terbaik untuk meraih maghfirah dan mendekatkan diri kepada-Nya.

“Kerugian terbesar adalah ketika seseorang tetap asyik dengan perbuatan buruk dan maksiat, bahkan kebiasaan itu dibawa hingga ke dalam bulan Ramadan,” ujarnya.

Ia mengajak umat untuk melakukan introspeksi diri atas amalan yang telah dilakukan selama Ramadan. Menurutnya, Allah SWT senantiasa membuka pintu taubat selebar-lebarnya. Hal ini sebagaimana pesan para nabi, termasuk Nabi Nuh AS yang menyerukan umatnya untuk senantiasa memohon ampun kepada Allah Yang Maha Pengampun.

Lebih lanjut, Ustaz Aiman mengingatkan agar keberkahan Ramadan tidak hanya dirasakan dari sisi duniawi semata, seperti peningkatan rezeki atau keuntungan materi. Namun, yang lebih penting adalah perubahan spiritual dan peningkatan kualitas ibadah.

Dalam tausiyahnya, ia juga menyebutkan beberapa golongan orang yang termasuk merugi di akhir Ramadan, diantaranya anak yang durhaka kepada orang tua, istri yang durhaka kepada suami, serta orang yang memutus tali silaturahmi. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama sebagai salah satu kunci keberkahan hidup.

“Siapa yang ingin dimudahkan urusannya di dunia, maka sambunglah silaturahmi,” tegasnya.

Menjelang akhir Ramadan, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa, salah satunya doa yang diajarkan untuk meraih ampunan: Allahumma afwu, tuhibbul afwa fa’fu ‘anna. Selain itu, Ustaz Aiman mengingatkan pentingnya menyempurnakan ibadah puasa dengan menunaikan zakat fitrah, sebagai bentuk penyucian diri agar kembali fitrah di hari kemenangan.

Ia juga menekankan keutamaan istighfar sebagai amalan yang memiliki dampak luar biasa dalam kehidupan. Bahkan, para ulama lebih memilih istighfar dibandingkan dunia dan seisinya, karena istighfar menjadi jalan percepatan dikabulkannya doa serta mendatangkan keberkahan dalam setiap aspek kehidupan.

“Jika ingin anak sukses, usaha lancar, dan hidup diberkahi, maka perbanyaklah istighfar kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Melalui acara Mutiara Pagi, diharapkan umat Islam dapat memaksimalkan sisa waktu di bulan Ramadan dengan memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan meraih ampunan Allah SWT sebelum bulan suci berakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....