Merawat Hati Tetap Suci di Bulan Ramadan

  • 22 Mar 2025 09:48 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Bulan Ramadan memiliki makna dan keistimewaan yang sangat mendalam bagi umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahun, umat Islam menjalankan ibadah puasa sebagai salah satu dari lima rukun Islam, namun Ramadan memiliki perbedaan yang signifikan dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Ustaz H. Darsan Ahmad Were, Sabtu (22/3/2025), menjelaskan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Ia mengingatkan umat untuk membersihkan hati dari segala penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, dan hasad, yang dapat menghambat kedekatan dengan Allah.

"Di bulan Ramadan, kita diajarkan untuk menjaga kesucian hati, karena dengan hati yang bersih, kita akan lebih mudah mendekatkan diri kepada Allah dan merasakan ketenangan dalam beribadah," ucapnya.

Ustaz Darsan menambahkan, penyakit hati seperti iri dan dengki sering kali ditandai dengan perasaan sedih ketika melihat kebahagiaan orang lain. Mereka yang terkena penyakit hati ini cenderung merasa tidak senang apabila orang lain memperoleh kenikmatan yang lebih besar dari kondisi diri mereka.

Untuk menumbuhkan ketenangan hati, Ustaz Darsan menyarankan agar umat Islam memperbanyak dzikir kepada Allah SWT. Dzikir bisa dilakukan dengan lisan, hati, atau keduanya, baik secara keras (jahar) maupun pelan (sirr), dan dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Selain itu, menghadapi tantangan selama Ramadan juga berarti menjauhi perilaku negatif seperti ghibah, bohong, dan mengumpat. Menjaga akhlak yang baik dan menghindari perilaku buruk sangat penting agar dapat menjalani Ramadan dengan penuh kesucian dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....