Sentuhan Ibu di Bulan Ramadhan Membentuk Karakter Anak
- 17 Mar 2026 16:17 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan : Peran ibu dalam keluarga dinilai sangat penting dalam membentuk karakter anak, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan. Ustazah Dra. Hj. Nurhidayah sebagai Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Kabupaten Nunukan, menjelaskan bahwa ibu merupakan madrasatul ula atau sekolah pertama bagi anak dalam keluarga. Oleh karena itu, ibu memiliki peran sentral dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan, membimbing ibadah, serta menciptakan suasana rumah tangga yang penuh ketenangan dan kasih sayang.
Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, kedisiplinan, serta meningkatkan kepekaan sosial terhadap sesama. Orang tua dapat menjelaskan kepada anak makna puasa sekaligus menumbuhkan rasa syukur dan empati kepada orang-orang yang kurang beruntung dan bulan Ramadan ini menjadi momentum yang tepat bagi orang tua, khususnya ibu, untuk menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak sejak dini.
Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Kabupaten Nunukan Ustazah Dra. Hj. Nurhidayah mengatakan “Ibu dapat memaksimalkan perannya dengan mengajak anak beribadah bersama, seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, serta melatih anak berpuasa dengan penuh kesabaran dan kasih sayang,” ujarnya.(10/03/2026)
Ia juga menekankan bahwa Selain itu, ibu juga diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadan yang menyenangkan di dalam keluarga. Kegiatan sederhana seperti memasak bersama, berbuka puasa bersama, hingga berbagi kepada sesama dapat menjadi pengalaman berharga bagi anak.
Kenangan indah bersama keluarga di bulan Ramadan akan selalu diingat anak hingga dewasa. Karena itu, ibu perlu menghadirkan suasana yang hangat dan penuh kebahagiaan di rumah
Ustazah Dra. Hj. Nurhidayah juga menyoroti tantangan orang tua di era modern, terutama terkait penggunaan gadget oleh anak-anak. Menurutnya, orang tua perlu bijak dalam mendampingi anak saat menggunakan perangkat digital dengan memberikan pengalihan kegiatan yang lebih positif, seperti mendengarkan murattal Al-Qur’an atau mempelajari doa-doa harian.
Dalam mendidik anak, orang tua juga perlu memberikan apresiasi atas usaha dan prestasi anak dalam beribadah. Namun apresiasi tersebut tidak selalu harus berupa hadiah benda, melainkan bisa melalui kata-kata pujian dan dukungan yang membangun semangat anak dan melalui momentum Ramadan ini para ibu diharapkan dapat memperkuat perannya dalam membentuk karakter anak yang sabar, disiplin, berakhlak baik, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....