Cara Mengatasi Campak dan Rubela pada Anak Secara Mandiri di Rumah
- 01 Agt 2026 00:15 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan : Campak dan rubela merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan mudah menular, terutama pada anak-anak. Kemenkes mengingatkan orang tua agar tidak menganggap penyakit ini sepele, karena campak dapat menimbulkan komplikasi apabila tidak ditangani dengan baik. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam, batuk, pilek, mata merah, serta munculnya ruam kemerahan pada kulit.
Jika anak mengalami gejala ringan, orang tua dapat melakukan perawatan di rumah dengan memastikan anak mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Anak juga perlu diberikan makanan bergizi dan cairan yang cukup untuk membantu menjaga kondisi tubuh. Selama sakit, anak sebaiknya beristirahat di rumah dan membatasi kontak dengan orang lain untuk mencegah penularan.
Orang tua juga dapat membantu mengurangi keluhan demam dengan memberikan obat penurun panas sesuai aturan dan dosis yang tepat. Namun, pemberian obat tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Antibiotik tidak digunakan untuk mengobati infeksi virus campak maupun rubela, kecuali terdapat komplikasi akibat infeksi bakteri dan penggunaannya berdasarkan anjuran tenaga kesehatan.
Kemenkes juga menyebutkan vitamin A sebagai bagian penting dalam penanganan campak. Pemberian vitamin A pada anak dengan campak dilakukan sesuai usia dan dosis yang dianjurkan tenaga kesehatan. Karena itu, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan petugas kesehatan untuk memastikan pemberian vitamin A dilakukan secara tepat dan aman.
Selama anak menjalani perawatan di rumah, kebersihan juga harus menjadi perhatian. Orang tua perlu mengajarkan anak untuk mencuci tangan menggunakan sabun, menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin, serta menghindari kontak dekat dengan anggota keluarga lainnya. Terutama dengan bayi, ibu hamil, dan orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah.
Orang tua juga harus mengenali tanda-tanda ketika kondisi anak membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Jika demam semakin tinggi, anak sulit makan dan minum, mengalami sesak napas, kejang, sangat lemas, atau muncul tanda komplikasi lainnya, segera bawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan. Penanganan secara cepat diperlukan untuk mencegah kondisi menjadi lebih berat.
Kemenkes menegaskan, langkah terbaik untuk melindungi anak dari campak dan rubela adalah melalui imunisasi sesuai jadwal. Orang tua diimbau memastikan imunisasi anak lengkap serta tidak menunda pemeriksaan ketika muncul gejala yang mengarah pada campak atau rubela. Dengan perawatan yang tepat, deteksi dini, dan imunisasi lengkap, risiko penularan serta komplikasi penyakit dapat ditekan.(Sumber.Kemenkes)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....