Latihan Puasa Si Kecil Berjalan Lancar dengan Gizi Seimbang

  • 05 Mar 2026 16:12 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan : Bulan Ramadan menjadi momen bagi orang tua untuk mulai mengenalkan ibadah puasa kepada anak. Namun, latihan puasa bagi si kecil perlu dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu kesehatan dan tumbuh kembangnya. Orang tua dapat memulai dengan mengajak anak berpuasa selama beberapa jam terlebih dahulu sebelum meningkatkan durasinya secara perlahan.

Kementerian Kesehatan RI menjelaskan bahwa anak dapat mulai berlatih puasa sekitar 3–4 jam sebagai tahap pengenalan. Selanjutnya, durasi puasa dapat ditingkatkan hingga setengah hari atau sampai waktu berbuka, sesuai kemampuan anak. Cara ini membantu anak beradaptasi secara perlahan dengan kebiasaan berpuasa.

Selama anak berlatih puasa, kebutuhan gizi tetap harus terpenuhi dengan baik. Orang tua dianjurkan menyediakan makanan sehat dengan gizi seimbang saat sahur maupun berbuka puasa. Asupan nutrisi yang cukup penting untuk menjaga energi anak agar tetap aktif serta mendukung pertumbuhan dan daya tahan tubuhnya.

Menu makanan untuk anak sebaiknya terdiri dari beragam jenis pangan, seperti sumber karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayur, buah, serta air putih. Kombinasi makanan tersebut membantu memenuhi kebutuhan zat gizi makro maupun mikro yang diperlukan tubuh anak selama menjalani aktivitas sehari-hari meskipun sedang berlatih puasa.

Selain itu, orang tua juga disarankan membatasi konsumsi makanan cepat saji dan jajanan yang tinggi gula, garam, serta lemak. Jenis makanan tersebut jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan anak, terutama ketika tubuh sedang menyesuaikan diri dengan pola makan selama Ramadan.

Agar anak tetap bugar selama berpuasa, aktivitas fisik ringan juga dapat dilakukan. Orang tua dapat mengajak anak berjalan santai atau bermain ringan menjelang waktu berbuka puasa. Aktivitas ini tidak hanya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga membantu anak menjalani puasa dengan lebih menyenangkan.

Dengan penerapan pola makan bergizi seimbang serta latihan puasa yang bertahap, anak dapat belajar menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan sehat. Peran orang tua sangat penting dalam membimbing serta memastikan kebutuhan gizi dan aktivitas anak tetap terpenuhi selama bulan Ramadan. .(Sumber.Kemenkes)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....