Kenali Penyebab Umum Perut Kembung

  • 07 Feb 2026 20:24 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Perut kembung adalah kondisi umum yang sering dialami oleh banyak orang, terutama setelah makan makanan tertentu atau mengalami gangguan pencernaan. Kondisi ini biasanya ditandai dengan perasaan tidak nyaman dan pembengkakan pada daerah perut.

Melansir kemkes.go.id, Berikut adalah beberapa penyebab umum perut kembung yang perlu diketahui. Diantaranya:

1. Makan Terlalu Cepat atau Berlebihan

Ketika kita makan terlalu cepat atau dalam jumlah yang berlebihan, kita cenderung menelan lebih banyak udara. Udara yang tertelan ini dapat menyebabkan perut kembung.

2. Konsumsi Makanan yang Menghasilkan Gas

Beberapa jenis makanan cenderung menghasilkan lebih banyak gas dalam sistem pencernaan. Contohnya adalah kacang-kacangan, brokoli, kubis, dan makanan yang mengandung fruktosa tinggi.

3. Intoleransi Laktosa

Bagi orang yang tidak dapat mencerna laktosa dengan baik, konsumsi produk susu dapat menyebabkan perut kembung.

4. Sindrom Iritasi Usus Besar

Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pada gerakan usus, yang dapat mengakibatkan perut kembung.

5. Konstipasi

Ketika feses tertahan terlalu lama di usus besar, bakteri memiliki lebih banyak waktu untuk memfermentasi isi usus, menghasilkan lebih banyak gas.

6. Penyakit Celiac

Kondisi autoimun ini menyebabkan tubuh bereaksi terhadap gluten, yang dapat mengakibatkan perut kembung dan gejala pencernaan lainnya.

7. Stres dan Kecemasan

Kondisi psikologis dapat mempengaruhi sistem pencernaan dan menyebabkan perut kembung.

8. Merokok

Kebiasaan merokok dapat menyebabkan seseorang menelan lebih banyak udara, yang berpotensi menyebabkan perut kembung.

9. Penggunaan Pemanis Buatan

Beberapa jenis pemanis buatan sulit dicerna oleh tubuh dan dapat menyebabkan produksi gas berlebih.

10. Gangguan Hormonal

Perubahan hormonal, seperti yang terjadi selama siklus menstruasi, dapat menyebabkan retensi air dan perut kembung.

Memahami akar penyebab perut kembung memungkinkan kita melakukan penyesuaian gaya hidup dan pola makan yang lebih sehat. Langkah ini diharapkan dapat meredakan gejala dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....