Ikan Oarfish Terdampar di Lombok, Benarkah Pertanda Gempa?

  • 31 Agt 2026 08:36 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Lombok — Warga Lombok digegerkan dengan kemunculan ikan oarfish yang mati terdampar di Pantai Pink Lombok pada 25 Agustus lalu. Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI) menilai belum ada bukti valid yang mengaitkan kemunculan ikan laut dalam tersebut sebagai pertanda bencana gempa.

"Secara ilmiah, belum ada bukti valid yang menunjukkan bahwa kemunculan ikan laut dalam di permukaan atau pesisir, seperti di Pantai Pink Lombok (25/8/2026), merupakan pertanda pasti akan terjadinya gempa," kata Anggota IABI Dr. Daryono dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (31/8/2026).

Merujuk pada riset ahli oseanografi dan seismologi, serta berbagai kajian di Jepang yang sering meneliti fenomena ini, tidak ada kaitan sebab-akibat langsung antara perilaku ikan laut dalam dengan aktivitas seismik.

Menurutnya, fenomena tersebut lebih sering dipicu oleh perubahan suhu air serta pergeseran arus laut. Contohnya seperti fenomena upwelling yang membawa nutrisi dan organisme ke permukaan, kondisi fisik ikan yang sedang sakit atau terluka, hingga terluka akibat kejar-kejaran dengan pemangsa.

"Oleh karena itu, isu bahwa kemunculan ikan tersebut adalah tanda bencana gempa yang akan datang adalah tidak benar," tegasnya.

Baca Juga: Banjir Nepal Bukti Nyata Perubahan Iklim Memicu Bencana Beruntun

Dikutip dari digitani.ipb.ac.id, oarfish merupakan ikan pelagis berukuran besar dan sangat panjang yang masuk dalam famili Regalecidae. Nama famili tersebut berasal dari bahasa Latin "regalis" yang berarti "kerajaan".

Nama "oarfish" sendiri berasal dari bentuk tubuh atau sirip dadanya yang sangat padat dan memanjang menyerupai dayung (oar). Ikan ini biasanya ditemukan di lautan beriklim sedang hingga tropis.

Keberadaan oarfish raksasa pertama kali tercatat pada tahun 1772. Namun, ikan ini sangat jarang terlihat karena hidup di kedalaman hingga 3.300 kaki atau sekitar 1.000 meter di bawah permukaan laut.

Famili oarfish terdiri dari tiga spesies dalam dua genera, salah satunya adalah oarfish raksasa (Regalecus glesne). Spesies ini merupakan jenis ikan bertulang sejati terpanjang di dunia yang dapat tumbuh hingga mencapai 36 kaki atau sekitar 11 meter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....