Wanita Terakhir dari Pulau San Nicolas

  • 24 Okt 2025 10:48 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Di lepas pantai California, di tengah ombak dan kesunyian Samudra Pasifik, berdiri sebuah pulau terpencil Bernama San Nicolas. Di pulau ini seorang Wanita Indian Amerika, dari Suku Nicoleno, hidup seorang diri selama 18 tahun penuh.

Namanya tidak diketahui secara pasti, tetapi ia diberi nama Juana Maria saat dibaptis sebelum meninggal, tak lama setelah diselamatkan ke daratan. Kisahnya kemudian menjadi inspirasi untuk buku anak-anak dengan Judul “Island of the Blue Dolphins” atau (Pulau Lumba-Lumba Biru).

- Wanita Terakhir dari Pulau San Nicolas, Kisah Nyata di Balik Pulau Lumba-Lumba Biru.

Juana Maria ditinggalkan di pulau saat sukunya dievakuasi pada tahun 1835. Selama 18 tahun, ia bertahan hidup sendiri, hidup dari satwa liar pulau seperti anjing laut, tumbuhan, dan kerang.

Ia ditemukan pada tahun 1853 oleh seorang pemburu bulu dan dibawa ke daratan. Namun, karena sudah bertahun-tahun tidak berinteraksi dengan manusia, tidak ada seorang pun yang bisa memahami bahasanya, dan komunikasi hanya bisa dilakukan dengan isyarat tangan.

Baca Juga: Sejarah Pohon Ek di Pulau Visingo

Hanya tujuh minggu setelah diselamatkan, ia meninggal karena disentri, kemungkinan karena penyakit yang sudah tidak kebal lagi bagi tubuhnya.

Kisah tragis dan luar bias aini kemudian di abadikan dalam buku Island of the Blue Dolphins karya Scott O'Dell, di mana ia digambarkan sebagai karakter bernama Karana. Buku ini menjadi sangat terkenal dan telah menyentuh banyak orang di seluruh dunia dan memenangkan Newbery Medal. (Sumber: Nationalgeographic)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....