Indah Sundari Ajak Pembaca Berhenti Menjadi Pemuas Ekspektasi Orang Lain
- 31 Mar 2026 10:47 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Pernahkah Anda merasa kehabisan energi karena selalu berusaha membuat semua orang di sekitar Anda senang? Fenomena people pleasing ini dibedah secara tuntas oleh psikolog Indah Sundari, J. S.Psi., M.Psi., dalam buku terbarunya yang bertajuk It's Okay: Kamu Tidak Bisa Membahagiakan Semua Orang.
Diterbitkan oleh Transmedia Pustaka pada 4 Juli 2025, buku ini dengan cepat menjadi rujukan bagi mereka yang ingin merebut kembali kendali atas kebahagiaan pribadinya. Sebagai seorang praktisi psikologi, Indah Sundari memahami betul bahwa akar dari kelelahan mental modern sering kali bermuara pada ketidakmampuan untuk berkata "tidak".
Memahami Batas Kapasitas Diri
Dalam buku ini, Indah menekankan bahwa keinginan untuk membahagiakan semua orang adalah misi yang mustahil sekaligus merusak. Ia menjelaskan bahwa setiap individu memiliki batas energi, waktu, dan emosi yang terbatas.
Memaksakan diri untuk memenuhi ekspektasi setiap orang hanya akan membuat seseorang kehilangan identitas dan kesejahteraan batinnya. Poin-poin edukatif yang diangkat dalam buku ini meliputi:
Akar Psikologis People Pleasing: Mengapa kita merasa bersalah saat mendahulukan diri sendiri dan dari mana rasa takut akan penolakan itu berasal.
Seni Menetapkan Batasan (Boundary Setting): Cara-cara praktis dan tegas untuk membuat batasan tanpa harus merasa jahat atau egois.
Prioritas Kebahagiaan: Mengingatkan kembali bahwa tanggung jawab utama setiap individu adalah kesehatan mental diri sendiri sebelum membantu orang lain.
Pendekatan yang Klinis namun Hangat
Kelebihan utama buku ini terletak pada perspektif profesional Indah Sundari. Sebagai seorang psikolog, ia tidak hanya memberikan kata-kata penyemangat, tetapi juga perangkat analisis yang berbasis pada ilmu psikologi. Transmedia Pustaka mengemas buku ini dengan gaya bahasa yang mengalir, seolah pembaca sedang menjalani sesi konsultasi privat yang nyaman dan mencerahkan.
Indah menggunakan metafora yang kuat untuk menggambarkan situasi ini:
"Kamu bukan sebuah stop kontak yang harus memberi daya bagi setiap lampu di kota. Jika kamu terus dipaksa menyala untuk orang lain tanpa mengisi ulang dirimu sendiri, suatu saat kamu akan korsleting."
Relevansi di Era Media Sosial
Di tahun 2026, di mana tekanan sosial semakin meningkat akibat paparan kehidupan orang lain di media sosial, pesan dalam buku ini menjadi sangat krusial. Indah Sundari menyoroti bagaimana standar "kebahagiaan" sering kali didikte oleh apa yang dilihat orang lain, bukan apa yang dirasakan oleh diri sendiri.
Buku ini hadir sebagai pengingat bahwa validasi dari dalam diri jauh lebih berharga daripada tepuk tangan atau persetujuan dari lingkungan sekitar yang tidak pernah puas. It's Okay: Kamu Tidak Bisa Membahagiakan Semua Orang adalah sebuah manifestasi kebebasan emosional.
Indah Sundari berhasil merangkum bahwa mengakui keterbatasan diri bukanlah sebuah kegagalan, melainkan langkah awal menuju kehidupan yang lebih autentik. Buku ini adalah bacaan wajib bagi siapa saja yang ingin belajar mencintai diri sendiri dengan cara yang paling jujur: dengan berani berhenti menjadi orang yang selalu ingin menyenangkan semua orang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....