Quotes Karya Penulis Klasik dari Jane Austen hingga Nathaniel Hawthorne
- 27 Mar 2026 22:32 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Intip bagaimana jeniusnya para penulis klasik merangkai kata-kata biasa menjadi sesuatu yang indah dalam setiap karyanya
RRI.Co.Id, Nunukan: Quotes atau kutipan dari novel karya para penulis klasik abad ke-19 tidak hanya menjadi bagian dari masterpiece mereka akan tetapi juga merupakan inspirasi bagi para pembacanya. Setiap penulis memiliki cara unik untuk mengekspresikan pandangan hidup mereka dengan gaya menulis yang berbeda-beda. Itulah yang membuat mereka tetap dikenang hingga saat ini. Rangkaian kata-kata mengenai cinta, kehidupan, dan manusia masih memiliki daya tarik dan relevansi yang kuat hingga hari ini. Generasi apapun masih bisa terikat secara emosional dengan karya mereka.
Jane Austen
"There is nothing I would not do for those who are really my friends. I have no notion of loving people by halves, it is not my nature." - Northanger Abbey
(Tidak ada yang tidak akan kulakukan untuk mereka yang benar-benar sahabatku. Aku tidak mengerti cara mencintai orang dengan setengah hati, itu bukan sifatku.)
“In vain have I struggled. It will not do. My feelings will not be repressed. You must allow me to tell you how ardently I admire and love you.” - Pride and Prejudice
(Sia-sia aku telah berjuang. Ini tidak akan berhasil. Perasaanku tidak akan bisa ditekan lagi. Kau harus mengizinkan aku memberitahumu betapa besarnya aku mengagumi dan mencintaimu.)
Henry James
"Sorrow comes in great waves... but it rolls over us, and though it may almost smother us, it leaves us on the spot and we know that if it is strong, we are stronger, inasmuch as it passes and we remain." - The Portrait of a Lady
(Kesedihan datang dalam gelombang besar... ia menggulung kita, dan meski ia hampir membekap kita, ia meninggalkan kita di tempat semula dan kita tahu bahwa jika kesedihan itu kuat, kita lebih kuat, karena ia berlalu sementara kita tetap bertahan.)
"We work in the dark—we do what we can—we give what we have. Our doubt is our passion and our passion is our task. The rest is the madness of art." - The Middle Years
(Kita bekerja dalam kegelapan—kita melakukan apa yang kita bisa—kita memberikan apa yang kita punya. Keraguan kita adalah gairah kita, dan gairah kita adalah tugas kita. Sisanya adalah kegilaan seni.)
Charles Dickens
“Reflect upon your present blessings -- of which every man has many -- not on your past misfortunes, of which all men have some." - A Christmas Carol
(Renungkanlah berkahmu saat ini -- yang mana setiap orang punya banyak -- bukan pada kemalangan masa lalumu, yang mana semua orang pasti punya beberapa.)
"I wish you to know that you have been the last dream of my soul." - A Tale of Two Cities
(Aku ingin kau tahu bahwa kaulah mimpi terakhir dalam jiwaku.)
Emily Brontë
"Whatever our souls are made of, his and mine are the same." - Wuthering Heights
(Terbuat dari apa pun jiwa kita, jiwanya dan jiwaku adalah sama.)
"Be with me always - take any form - drive me mad! only do not leave me in this abyss, where I cannot find you!" - Wuthering Heights
(Bersamalah denganku selalu - ambillah wujud apa pun - buatlah aku gila! hanya jangan tinggalkan aku di jurang ini, di mana aku tidak bisa menemukanmu!)
Nathaniel Hawthorne
"Words—so innocent and powerless as they are, as standing in a dictionary, how potent for good and evil they become in the hands of one who knows how to combine them." - The Scarlet Letter
(Kata-kata—begitu polos dan tak berdaya saat berdiri di dalam kamus, betapa kuatnya mereka menjadi kebaikan dan kejahatan di tangan seseorang yang tahu cara merangkainya.)
"No man, for any considerable period, can wear one face to himself and another to the multitude, without finally getting bewildered as to which may be the true." - The Scarlet Letter
(Tidak ada orang, dalam jangka waktu yang lama, dapat memakai satu wajah untuk dirinya sendiri dan wajah lain untuk orang banyak, tanpa akhirnya merasa bingung mana yang sebenarnya nyata.)
Dari kutipan diatas kita bisa melihat betapa hebatnya kekuatan kata-kata dapat menarik perhatian dan mempermainkan perasaan manusia. Bagaimana sebuah ungkapan biasa bisa terasa spesial ketika diungkapkan dengan cara yang tepat.
(Sumber: Goodreads)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....