TEP Usulkan Empat Rekomendasi Pengembangan Komoditas Unggulan Nunukan

  • 04 Des 2025 12:22 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Tim Ekspedisi Patriot (TEP) dari Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia (RI) Universitas Padjadjaran (Unpad) di Kabupaten Nunukan, mengusulkan empat rekomendasi utama kepada pemerintah daerah terkait pengembangan komoditas unggulan, khususnya di Kecamatan Sei Menggaris. Usulan ini disampaikan saat audiensi bersama Bupati Nunukan pada Selasa, (2/12/2025).

Rekomendasi ini merupakan hasil pemetaan dan evaluasi tim dalam upaya mendorong percepatan dan pemanfaatan potensi lokal guna menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di wilayah transmigrasi. Empat rekomendasi itu mencakup penguatan produksi dan Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi dan investasi, penguatan kelembagaan serta ketersediaan infrastruktur utama maupun pendukung.

Anggota Tim Ekspedisi Patriot di Kabupaten Nunukan, Ahmad Rifki Nurfebriansyah, menjelaskan bahwa empat rekomendasi tersebut disusun berdasarkan temuan lapangan dan kajian potensi lokal yang dinilai mampu dikembangkan secara berkelanjutan. Ia berharap rekomendasi ini dapat menjadi dasar kebijakan pemerintah daerah yang selanjutnya akan disinergikan dengan program pemerintah pusat.

"Kita berharap rekomendasi ini dapat memberikan kolaborasi dan arah kebijakan di daerah yang akan disinergikan dengan pemerintah pusat", ujar Ahmad Rifki Nurfebriansyah, Kamis, (4/12/2025).

Baca Juga: Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu Dijadwalkan Delapan Desember

Empat Rekomendasi Pengembangan Komiditas Unggulan

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa rekomendasi yang diusulkan mendapat sambutan positif dari Bupati Nunukan, terutama terkait pengembangan hilirisasi kelapa sawit sebagai salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Nunukan. Bahkan, telah dilakukan pembahasan lanjutan bersama Gubernur Kalimantan Utara mengenai rencana pembangunan pabrik minyak goreng di wilayah ini.

Menurutnya, respons positif ini menjadi landasan penting untuk mendorong percepatan pengembangan komoditas unggulan sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas, baik berskala lokal maupun asing. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar setiap potensi unggulan dapat dikembangkan secara maksimal sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan bahwa dalam proses pemetaan dan evaluasi potensi lokal di kawasan transmigrasi, Tim Ekspedisi Patriot juga menggandeng Brigjen TNI Dr. Saripudin, M.Si., Dirren Kodiklat TNI AD. Keterlibatan TNI AD merupakan bentuk kolaborasi strategis dalam penguatan aspek pertahanan, mengingat wilayah transmigrasi Nunukan berada di kawasan perbatasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....