Puluhan Tim Siap Meriahkan Lomba Tari Tradisional Nusantara

  • 07 Okt 2025 12:43 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Sebanyak 26 tim tari, termasuk dari kalangan pelajar, siap berpartisipasi memeriahkan Lomba Tari Tradisional Nusantara yang akan digelar sebagai bagian rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan ke-26. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 8 hingga 9 Oktober 2025.

Salah seorang dewan juri, Irwansyah, mengatakan bahwa seluruh persiapan pelaksanaan lomba telah dimatangkan, termasuk Petunjuk Teknis (Juknis) yang disampaikan melalui Technical Meeting (TM) pada Selasa, (7/10/2025). Ia menyebut, terdapat beberapa penyesuaian dalam pelaksanaan lomba, salah satunya terkait durasi penampilan yang awalnya ditetapkan minimal lima menit dan maksimal tujuh menit, kini diubah menjadi minimal empat menit dan maksimal delapan menit berdasarkan hasil kesepakatan bersama seluruh peserta.

"Jadi, perubahan durasi penampilan sudah kita sepakati bersama, baik dari pihak panitia, juri dan seluruh peserta", ujar Irwansyah.

Baca Juga: Festival Kebudayaan Dorong Generasi Muda Lestarikan Warisan Budaya

Lomba Tradisional Nusantara HUT Kabupaten Nunukan ke-26

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perubahan durasi dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik tari tradisional di beberapa daerah yang memiliki durasi relatif singkat. Ia menegaskan, jika terdapat peserta yang tidak memenuhi ketentuan durasi minimal empat menit, maka akan dikenakan pengurangan nilai sesuai kesepakatan yang telah ditetapkan.

"Dan memang benar Tari Tradisional di beberapa daerah ada yang kurang dari lima menit, jadi kita sepakati minimal empat menit. Kalau ada yang kurang dari empat menit juri akan melakukan pengurangan nilai", ucapnya.

Ia menambahkan, para peserta diberikan kebebasan untuk memilih salah satu tari tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Meski demikian, penampilan hanya difokuskan pada satu jenis tari dan tidak diperkenankan menampilkan bentuk medley atau kompilasi dari beberapa tarian tradisional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....