Etnis di Nunukan Suarakan Aspirasi dalam Coffee Morning

  • 23 Sep 2025 22:25 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Suasana Coffee Morning Formaline pada Selasa (23/9/2025) di Pendopo Paku Waja diwarnai penyampaian aspirasi dari perwakilan berbagai etnis. Forum tersebut menjadi wadah untuk menyuarakan harapan sekaligus permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Perwakilan etnis Tidung meminta agar pos kamling kembali diaktifkan. Menurutnya, keamanan lingkungan menjadi kebutuhan dasar yang harus dijaga bersama di tengah tantangan sosial saat ini.

Sementara itu, perwakilan etnis Jawa dari Pakuwaja menyampaikan kegelisahan warga transmigrasi di Sebakis. Program transmigrasi yang dijalankan sejak 2007 dinilai belum memberikan kepastian hak lahan dan plasma sebagaimana dijanjikan pemerintah.

“Meski sudah beberapa kali berkomunikasi dengan pemerintah daerah, sampai sekarang belum ada kejelasan. Jangan sampai terjadi pengalaman buruk seperti di Pontianak,” ujarnya dalam forum.

Sekretaris KKSS, H. Darsan, menegaskan bahwa Nunukan adalah “mini Indonesia” karena dihuni beragam etnis. Ia menekankan pentingnya saling percaya dan saling menghargai untuk menjaga persatuan. “Perbedaan budaya dan agama tetap bisa harmonis selama ada komunikasi yang baik,” katanya.

Baca Juga: Formaline Ajak Etnis di Nunukan Komitmen Merawat Kebinekaan

Perwakilan etnis Nusa Tenggara Timur (NTT) menambahkan bahwa menjaga keamanan adalah prioritas utama. Ia mengakui adanya permasalahan internal, namun menekankan perlunya dukungan bersama untuk menjaga Nunukan tetap aman sebagai daerah perbatasan.

Baca Juga: Tetap Tenang!!! Lawan FOMO dan Panik Jual

Melalui dialog ini, Formaline kembali memperkuat perannya sebagai wadah aspirasi lintas etnis, memastikan suara masyarakat didengar oleh pemerintah dan pemangku kepentingan. MM


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....