Polsek Sebatik Sigap Padamkan Dua Karhutla Bersama Warga

  • 27 Mar 2026 21:22 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan – Aparat kepolisian dari Polsek Sebatik Barat bersama masyarakat bergerak cepat menangani dua peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Rabu (25/03/2026) lalu.

Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas, Jumat (27/3/2026) mengataka, kejadian pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 WITA di Jalan Simpang Tiga RT 04, Desa Binalawan. Kebakaran tersebut menghanguskan kebun kelapa sawit milik warga dengan luas kurang lebih setengah hektare.

Tak berselang lama, sekitar pukul 16.00 WITA, kebakaran kembali terjadi di lokasi berbeda, tepatnya di Jalan Lapio RT 03, Desa Setabu. Lahan seluas sekitar 0,3 hektare dilaporkan terbakar dan menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Sebatik Barat langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Petugas bersama warga setempat bahu membahu melakukan pemadaman secara manual. Kapolres mengatakan, keterbatasan akses menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman di kedua lokasi tersebut.

“Lokasi cukup sulit dijangkau kendaraan pemadam, ditambah sumber air yang terbatas, sehingga personil bersama warga melakukan pemadaman secara manual,” ujarnya.

Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan alat seadanya seperti ember dan peralatan sederhana lainnya. Meski demikian, kerja sama antara aparat dan masyarakat dinilai cukup efektif menahan laju api.

Dalam peristiwa ini, tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian materiil diperkirakan cukup signifikan akibat lahan perkebunan yang terbakar. Kapolres menambahkan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.

“Kami masih mendalami penyebabnya, apakah faktor alam atau kelalaian manusia,” jelasnya.

Petugas juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas di lahan terbuka, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang berpotensi memicu kebakaran. Personel bersama warga masih melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Langkah antisipasi terus dilakukan guna mencegah meluasnya kebakaran ke wilayah lain yang berdekatan. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam penanganan cepat kejadian tersebut. Sinergi antara aparat dan warga diharapkan terus terjaga dalam menghadapi potensi bencana serupa di kemudian hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....