Damkar Nunukan Maksimalkan Upaya Padamkan Karhutla Akhir Maret
- 27 Mar 2026 21:37 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan – Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengungkapkan bahwa pihaknya harus berjibaku memadamkan api di berbagai titik dalam waktu yang hampir bersamaan.
“Kami bersama instansi terkait dan masyarakat benar-benar kewalahan menghadapi banyaknya titik kebakaran,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Ia menjelaskan, dalam dua hingga tiga hari terakhir, tim pemadam harus melakukan pemadaman secara maraton di Pulau Nunukan. Beberapa lokasi yang terdampak antara lain Mamolo, sekitar Lapas, Pasir Putih, Sungai Jepun, hingga Sungai Fatimah. Menurut Wahyudi, kondisi serupa juga terjadi di wilayah Sebatik, khususnya di Sebatik Barat.
“Laporan dari anggota kami di lapangan, kebakaran di Sebatik Barat cukup sulit dipadamkan,” katanya.
Tak hanya itu, kejadian kebakaran juga dilaporkan terjadi di wilayah Sebuku. Hal ini membuat beban kerja petugas semakin meningkat karena harus membagi personel ke berbagai lokasi. Wahyudi menilai kondisi cuaca kemarau menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kejadian kebakaran. Selain itu, adanya oknum yang melakukan pembakaran lahan turut memperparah situasi.
“Kebakaran tidak hanya terjadi di satu titik, tapi menyebar dan sebagian jauh dari pemukiman,” jelasnya.
Kondisi ini menyulitkan proses pemadaman karena keterbatasan akses dan sumber air. Ia menegaskan bahwa penanganan karhutla saat ini sudah lintas kewenangan dan membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
“Kami butuh sinergi dengan Dinas Perkebunan, Kehutanan, dan BPBD untuk menangani ini bersama,” tegasnya.
Wahyudi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi cuaca seperti saat ini. Menurutnya, pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk mengurangi risiko kebakaran.
Dinas Damkar Nunukan terus berupaya maksimal dalam menangani setiap kejadian kebakaran. Namun dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan ini secara menyeluruh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....