Kenali Ciri Perbedaan Obat Palsu dan Obat Asli

  • 25 Mei 2026 03:19 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Peredaran obat palsu bukan kasus baru, namun masih terus memakan korban di masyarakat. Kemiripan bentuk obat palsu terhadap obat asli sering membuat masyarakat terkecoh saat membeli.

Konsumsi obat palsu berisiko membahayakan kesehatan karena bahan aktifnya sering salah atau tercampur kontaminan berbahaya. Masyarakat yang mencurigai obat palsu atau merasakan efek samping berat disarankan segera memeriksakan diri ke dokter.

Melansir honestdocs.id, ada beberapa ciri Perbedaan Obat Palsu dan Obat Asli. Diantaranya:

1. Perhatikan kemasan

Obat asli biasanya memiliki kemasan rapi, tidak penyok, tidak robek, dan segelnya utuh. Jika kemasan terlihat rusak, tulisan luntur, atau isi obat berkurang, besar kemungkinan produk tersebut palsu.

2. Periksa cetakan informasi

Semua tulisan pada kemasan obat asli tercetak jelas. Informasi merek, komposisi, nama produsen, alamat pabrik, dan tanggal pakai harus mudah dibaca. Cetakan buram, miring, atau mudah terhapus patut dicurigai.

3. Cek tanggal produksi dan kedaluwarsa

Obat resmi mencantumkan Nomor Izin Edar, tanggal produksi, tanggal kedaluwarsa, dan nomor bets dengan jelas. Lakukan CEK KLIK sebelum membeli: Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa. Tanggal yang samar atau hilang menjadi tanda bahaya. Masyarakat juga bisa mengecek keaslian obat lewat aplikasi Cek BPOM atau situs resmi BPOM.

4. Waspadai harga yang tidak wajar

Harga yang jauh lebih murah dari pasaran sering dipakai untuk menarik pembeli obat palsu. Setiap obat memiliki Harga Eceran Tertinggi, jadi selisih harga yang terlalu besar patut diwaspadai. Contohnya, jika harga antibiotik biasa Rp 5.000 per tablet, maka harga Rp 2.000 perlu dicurigai, apalagi jika penjualnya baru dikenal.

Mengetahui ciri perbedaan obat palsu dan obat asli diharapkan dapat membantu masyarakat terhindar dari risiko konsumsi obat berbahaya.

Informasi ini diharapkan mampu menekan angka korban akibat peredaran obat palsu di pasaran.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....