Omega 3 Pada Ikan Belanak Sangat Tinggi

  • 31 Jan 2026 11:57 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Ikan belanak sering kali dipandang sebelah mata sebagai ikan konsumsi kelas menengah ke bawah, padahal di balik harganya yang terjangkau, ikan ini menyimpan kandungan asam lemak omega-3 yang sangat tinggi. Asam lemak omega-3, khususnya jenis EPA (Eicosapentaenoic Acid) dan DHA (Docosahexaenoic Acid), merupakan nutrisi esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh manusia. Keberadaan nutrisi ini pada ikan belanak berasal dari kebiasaan makannya yang mengonsumsi alga dan plankton di area muara, yang merupakan sumber utama rantai makanan omega-3 di lautan.

Kandungan omega-3 dalam ikan belanak memberikan manfaat luar biasa bagi kesehatan jantung dengan cara membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Mengonsumsi ikan ini secara rutin dapat meningkatkan elastisitas pembuluh darah dan mencegah terjadinya plak yang memicu hipertensi atau stroke. Jarang disadari bahwa efektivitas omega-3 pada ikan belanak hampir setara dengan ikan laut dalam yang jauh lebih mahal, menjadikannya pilihan cerdas bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan kardiovaskular dengan anggaran terbatas.

Selain untuk jantung, asam lemak omega-3 pada ikan belanak berperan krusial dalam mendukung kecerdasan dan kesehatan otak. DHA yang terkandung di dalamnya merupakan komponen utama penyusun jaringan otak dan retina mata. Oleh karena itu, ikan belanak sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak dalam masa pertumbuhan untuk meningkatkan fokus dan kemampuan kognitif, serta bagi orang dewasa untuk mencegah penurunan fungsi memori atau penyakit degeneratif seperti alzheimer.

Sifat anti-inflamasi dari omega-3 dalam ikan belanak juga jarang diketahui mampu membantu meredakan peradangan kronis di dalam tubuh. Peradangan ini sering menjadi akar dari berbagai penyakit seperti radang sendi atau gangguan sistem imun. Dengan mengonsumsi ikan belanak yang kaya nutrisi ini, tubuh mendapatkan asupan alami yang membantu menjaga keseimbangan metabolisme dan memperkuat daya tahan tubuh terhadap serangan bakteri maupun virus dari lingkungan luar.

Sayangnya, potensi besar ini sering kali hilang akibat teknik pengolahan yang kurang tepat di dapur. Untuk mempertahankan kandungan omega-3 yang sensitif terhadap suhu ekstrem, ikan belanak sebaiknya diolah dengan cara dikukus, ditim, atau dipanggang sebentar daripada digoreng kering dengan minyak banyak. Dengan memahami nilai gizi yang tersembunyi ini, masyarakat diharapkan tidak lagi melihat ikan belanak hanya sebagai sekadar lauk pauk sederhana, melainkan sebagai "superfood" lokal yang sangat kaya akan nutrisi penting bagi tubuh.(ratas.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....