Mengenal Pari Jawa - Spesies Laut yang Lenyap dari Bumi
- 31 Mei 2026 10:55 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Sebelum dunia sempat benar-benar memahami eksistensinya, pari jawa (Urolophus javanicus) telah lebih dulu berpamitan dengan garis waktu sejarah. Spesies unik ini kini menyandang status yang paling ditakuti dalam dunia biologi: punah. Mengenal pari jawa berarti membuka kembali lembaran arsip lama, karena ikan ini terlanjur hilang dari samudra sebelum para peneliti sempat mengabadikan perilakunya, memetakan wilayah jelajahnya, atau bahkan sekadar melihatnya berenang dalam keadaan hidup di habitat aslinya.
Ketidaktahuan global mengenai pari jawa sebenarnya sangat tinggi, mengingat spesies ini hanya diketahui dari satu spesimen fisik tunggal yang dikumpulkan oleh seorang naturalis di sebuah pasar ikan di Jakarta pada tahun 1862. Sejak penemuan pertama yang menjadi spesimen tipe tersebut, keberadaan pari jawa seolah lenyap ditelan samudra. Meskipun berbagai upaya survei intensif dan pemantauan pasar ikan di sepanjang pesisir utara Jawa telah dilakukan selama puluhan tahun, para peneliti tidak pernah lagi menemukan individu lain dari spesies pari bertubuh kecil ini.
Sambil mencoba membayangkan bagaimana ia berenang bebas di dasar perairan dangkal seabad yang lalu, kita dipaksa menghadapi kenyataan pahit mengenai penyebab hilangnya spesies ini. Pesisir utara Jawa, yang diduga menjadi rumah utama bagi pari jawa, telah berubah drastis menjadi pusat aktivitas manusia yang sangat padat. Industrialisasi yang masif, pencemaran air yang akut, serta aktivitas penangkapan ikan yang berlebihan (overfishing) selama puluhan tahun telah mengubah surga bawah air tersebut menjadi lingkungan yang mematikan bagi spesies dengan populasi rentan.
Kini, pengumuman resmi dari Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) yang menyatakan kepunahan pari jawa menjadi tamparan keras yang menyadarkan kita dari kelalaian. Kehilangan pari jawa bukan sekadar hilangnya satu nama dalam buku katalog biologi, melainkan sebuah tragedi ekologis modern. Spesies ini harus membayar harga mahal dengan kepunahan permanen akibat ego dan ketidakpedulian manusia dalam menjaga kelestarian habitat laut pesisir yang menjadi tumpuan hidup banyak makhluk.
Pada akhirnya, menatap bayang-bayang pari jawa yang telah lenyap adalah sebuah refleksi mendalam bagi masa depan keanekaragaman hayati Indonesia. Kisah pilu ikan endemik ini harus menjadi pelajaran berharga agar kita tidak lagi terlambat dalam melindungi spesies laut lainnya yang kini sedang berada di ambang batas kritis. Biarlah nama pari jawa abadi sebagai alarm keras yang terus berdengung, mengingatkan kita bahwa setiap detak kehidupan di laut begitu berharga dan tidak akan pernah bisa dikembalikan lagi jika sudah sirna. mongabay.com
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....