DLH Nunukan Dorong 80 Bank Sampah Kembali Aktif Tangani Plastik

  • 16 Sep 2026 15:28 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Penanganan sampah plastik di Kabupaten Nunukan didorong lebih maksimal dengan menggerakkan kembali bank sampah yang telah terbentuk. Hal ini didukung keberadaan bank sampah berskala besar yang kini mampu menampung berbagai jenis sampah plastik untuk diolah menjadi plastik cacah.

Kepala Bidang Persampahan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nunukan, Muhammad Irfan mengatakan, keberadaan fasilitas pengolahan tersebut membuka peluang bagi masyarakat untuk menyalurkan sampah plastik yang selama ini sulit ditangani. Hasil plastik cacah nantinya dipasarkan ke Surabaya dan Makassar.

“Jadi, sudah ada yang bisa menampung semua sampah plastik bekas, tinggal kesadaran masyarakat untuk mendukung bank sampah ini,” kata Irfan, Rabu (16/9/2026).

Menurut Irfan, bank sampah unit di tingkat masyarakat dan sekolah dapat berkolaborasi untuk mengumpulkan sampah plastik hingga memenuhi jumlah pengiriman. Kolaborasi ini dinilai lebih efektif karena bank sampah unit tidak perlu mengirim sampah dalam jumlah sedikit.

“Bank sampah unit kan tidak mungkin juga melakukan pengiriman dalam jumlah sedikit, makanya kita minta supaya berkolaborasi dengan bank sampah yang bisa mengirim hasilnya, supaya semuanya berjalan, masing-masing punya tanggung jawab, ada yang mengumpul, ada yang memproduksi dan menjual,” ujarnya.

Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup mencatat sekitar 80 bank sampah telah terbentuk di Kabupaten Nunukan, termasuk bank sampah yang berada di sekolah. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk mendukung pemenuhan target pengiriman minimal satu kontainer plastik cacah dalam waktu yang relatif singkat.

Irfan menjelaskan, upaya ini diharapkan tidak hanya menghidupkan kembali aktivitas bank sampah, tetapi juga membangun rantai pengelolaan plastik dari masyarakat hingga pasar di luar daerah. Menurut Irfan, sampah plastik yang terkumpul memiliki nilai ekonomi sekaligus dapat mengurangi beban sampah yang masuk ke TPA.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....