Dukung MBG, SPPG BAS Resmi Kantongi Sertifikat Keamanan Pangan HACCP

  • 28 Agt 2026 12:48 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID Nunukan: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bukit Arung Sejahtra berhasil memenuhi seluruh persyaratan administrasi dengan mengantongi 3 sertifikat wajib. Terbaru, SPPG ini resmi memperoleh sertifikat Keamanan Pangan berbasis HACCP sebagai penunjang pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sertifikat HACCP tersebut melengkapi dua sertifikat lain yang telah dimiliki sebelumnya, yakni Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi atau SLHS dari Dinas Kesehatan Kabupaten dan Sertifikat Halal dari MUI serta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.

“Jadi ini sertifikat keamanan pangan yang berbasis HACCP. Iya memang setiap SPPG itu diwajibkan minimal memiliki 3 sertifikat. Yang pertama sertifikat SLHS diterbitkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten, kemudian kedua adalah sertifikat Halal diterbitkan MUI dan Badan Halal Nasional, ketiga itu adalah keamanan pangan berbasis HACCP,” ujar Pengelola SPPG Bukit Arung Sejahtra, Sumari. Jumat (28/08/2026).

https://rri.co.id/nunukan/daerah-3t/2680113/misi-king-community-di-beranda-nkri-dorong-wisata-tapal-batas-dan-ekonomi-lokal

Dengan telah terpenuhinya ketiga sertifikat tersebut, pihak pengelola kini fokus pada peningkatan pengawasan di setiap tahapan operasional. Mulai dari bahan baku, persiapan, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi makanan.Sumari menegaskan, komitmen SPPG Bukit Arung Sejahtra adalah menghindari seminimal mungkin kejadian yang mengarah pada gangguan kesehatan bagi para penerima manfaat MBG.

“Jadi prinsipnya pengelola bersama dengan Kepala SPPG Bukit Arung Sejahtra selalu berbenah, supaya semua kegiatan berjalan secara optimal. Dan menghindari sedapat mungkin kejadian yang mengarah pada gangguan kesehatan bagi para penerima manfaat,” jelasnya.

Untuk memastikan standar tersebut berjalan, Badan Gizi Nasional atau BGN kini memperketat pengawasan. Kepala SPPG diwajibkan stand by selama jam produksi dan siap dihubungi kapan saja.“Bahkan CCTV semua bisa diakses. Jadi Kepala SPPG harus selalu stand by di dapur, dari jam 02.00 pagi mulai masak itu, sampai selesai dan distribusi,” ungkap Sumari.

https://rri.co.id/nunukan/regional/2680317/bawaslu-saka-adhyasta-pemilu-genjot-pengawasan-partisipatif-lewat-pramuka

Selain pengawasan, ke depan SPPG juga berencana melakukan penambahan peralatan untuk menunjang kelancaran operasional dapur MBG.“Ke depan perlu mengadakan penambahan peralatan, agar semuanya berjalan dengan baik. Dan kami SPPG Bukit Arung Sejahtra selalu berkomitmen, selaku mitra untuk menambah peralatan yang memang diperlukan demi kelancaran operasional SPPG,” tutupnya.

PENUTUP:Dengan terpenuhinya 3 sertifikat wajib, SPPG Bukit Arung Sejahtra kini siap menjalankan program MBG sesuai standar keamanan pangan nasional yang ditetapkan BGN. MM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....