Misi King Community di Beranda NKRI: Dorong Wisata Tapal Batas dan Ekonomi Lokal

  • 26 Agt 2026 10:55 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID Nunukan: Gemuruh deru mesin motor legendaris dua tak di GOR Dwikora Nunukan. Mengenakan helm berstandar SNI berwarna hitam, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri tampak gagah diatas motor RX-King berwarna biru. Tangan kanannya memutar pedal gas, memimpin konvoi bersama Kapolres Nunukan dengan pengawalan Patwal Lantas, Sabtu (22/08/2026).

Aksi konvoi tersebut menjadi penanda resmi dibukanya Jambore Daerah (Jamda) I Kalimantan Utara Nunukan King Community (NNKC) 2026. Mampu menyedot perhatian dengan kehadiran sekitar 200 hingga 700 peserta, termasuk pengurus Yamaha RX-King Indonesia (YRKI) se-Nusantara yang datang dari Sulawesi Selatan (Maros, Parepare, Soppeng, Sidrap, Makassar), Kalimantan Timur (Samarinda, Bontang, Berau), Kalimantan Selatan (Tanah Bumbu), Muara Kaman, hingga jauh-jauh dari Pulau Jawa.

Memperkenalkan Wisata Tapal Batas Indonesia

Di balik kemeriahan konvoi dan deru knalpot, Jamda I Kaltara yang baru pertama kali diadakan di provinsi termuda ini mengusung misi yang kuat. Ketua NNKC Kabupaten Nunukan sekaligus pengurus tingkat Provinsi Kaltara, Rijal menjelaskan bahwa ajang dua tahunan ini bukan sekadar tempat berkumpul biasa.

“Tujuan utama dari Jambore Daerah ini adalah silaturahmi, sekaligus memperkenalkan bahwa Kabupaten Nunukan adalah daerah yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia,” ungkap Rijal. Sabtu (22/08/2026).

Target capaian tersebut diwujudkan secara nyata melalui agenda touring wajib para riders YRKI ke titik-titik ikonik tapal batas negara pada hari Minggu (23/08/2026). Para pencinta RX-King diajak menyusuri Tugu Garuda hingga kawasan Aji Kuning, di mana mereka dapat menyaksikan langsung pengalaman unik melihat dua negara dalam satu pulau.

Hal senada juga ditekankan oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri. Menurutnya, momentum kedatangan ratusan peserta dari luar daerah harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendongkrak sektor pariwisata dan budaya perbatasan.

“Kegiatan Jambore ini bukan sekadar ajang silaturahmi para pencinta otomotif. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk memperkenalkan budaya, kearifan lokal, dan potensi wisata yang ada di Kabupaten Nunukan kepada saudara-saudara dari luar daerah,” ujar Irwan.

Target Dampak Ekonomi dan Kontribusi Komunitas

Pemerintah Daerah Nunukan melihat komunitas otomotif memiliki daya ungkit yang besar terhadap pembangunan daerah. Kehadiran ratusan peserta lintas provinsi ini terbukti memberikan multiplier effect secara langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, hingga Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Nunukan.

Sebagai bentuk komitmen sosial, rangkaian acara Jamda I Kaltara ini turut diisi dengan aksi kepedulian berupa pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan dana kepada 17 anak yatim dari Panti Asuhan Ruhama. NNKC sendiri dikenal aktif dalam kegiatan sosial, termasuk rutin membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan setiap bulan Ramadan.

Tertib Berlalu Lintas dan Komitmen Menjaga Nama Baik Daerah

Di tengah tingginya antusiasme komunitas, Rijal menegaskan bahwa internal NNKC menerapkan aturan ketat bagi para anggotanya. Tiga prinsip utama yang wajib dipegang teguh adalah mengutamakan keluarga, pekerjaan, dan komunitas.

Selain itu, legalitas berkendara menjadi harga mati. Rijal secara rutin mengingatkan anggotanya agar senantiasa melengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM, STNK, dan BPKB yang masih aktif. NNKC juga tidak segan-segan memberikan teguran tegas kepada anggota yang kedapatan melakukan aksi blayer atau menggeber gas di jalan raya yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat umum.

Imbauan serupa disampaikan oleh Bupati Irwan Sabri kepada seluruh peserta YRKI se-Nusantara sebelum menutup rangkaian acara “Kepada panitia NNKC dan seluruh peserta, jaga nama baik komunitas, berkendara dengan tertib, patuhi aturan lalu lintas dan jadilah Duta Wisata Nunukan.”

Dengan suksesnya penyelenggaraan Jamda I Kaltara ini, komunitas motor di Nunukan yang juga berdampingan dinamis dengan klub lain seperti Vixion, Bionik, FIZ-R, hingga Kawasaki membuktikan bahwa "Raja Jalanan" RX King tidak hanya tangguh di jalan raya, juga siap bersinergi dengan Pemda menjadi motor penggerak promosi pariwisata dan pembangunan di beranda depan NKRI. MM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....