Nunukan Terdampak Kiriman Asap, Kualitas Udara Level Sedang
- 22 Agt 2026 08:44 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Kabupaten Nunukan mulai terdampak kabut asap kiriman dari kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dalam sepekan terakhir. Meski tidak terjadi kebakaran hutan di wilayah Nunukan, asap dari beberapa provinsi di Kalimantan berdampak hingga ke wilayah utara.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan menyebut, sebaran asap tersebut terpantau berasal dari sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara sendiri. Kondisi ini membuat udara di Nunukan mulai terlihat berkabut dalam sepekan terakhir.
“Memang kita terdampak kiriman asap ini sesuai peta sebaran asap BMKG, termasuk dari Kalbar, Kalsel, Kalteng, Kaltim, dan Kaltara sendiri dari Bulungan dan Tarakan, arahnya ini kan ke utara, termasuk kita di Nunukan akhirnya terdampak,” kata Hasan, Sabtu (22/8/2026).
Berdasarkan rilis BMKG, kualitas udara di Kabupaten Nunukan saat ini berada pada kategori sedang atau level menengah. Kondisi tersebut dinilai masih aman bagi masyarakat secara umum, namun kelompok rentan tetap diminta mewaspadai dampak paparan asap.
“Sesuai indeks standar pencemaran udara, kita berada di posisi sedang atau menengah, posisinya masih aman, hanya saja pada kondisi rentan tertentu bisa berisiko juga,” ujarnya.
Untuk mencegah gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), BPBD mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Imbauan ini merupakan upaya antisipasi dini karena kondisi kabut asap masih berlangsung dan dapat berubah mengikuti arah angin.
Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan belum mengeluarkan edaran khusus terkait kabut asap yang mulai menyelimuti wilayah Nunukan. Meski demikian, BPBD terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak kabut asap terhadap masyarakat.
BPBD meminta masyarakat tidak panik, namun tetap waspada terhadap perubahan kondisi udara di wilayah masing-masing. Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap semakin
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....