Pulau Nunukan Belum Bisa Melakukan Swasembada Pangan

  • 29 Jan 2026 08:42 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan-Pulau Sebatik bisa swasembada pangan apabila dikelola dengan baik padi sawahnya. Kepala Bidang Infrastruktur Pangan, Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan Sambiyo menegaskan untuk di Pulau Sebatik apabila di angka 500 Ha lebih IP 200 ada 1.000 Ha, jika ditingkatkan produktivitasnya sampai di atas 5 ton per hektar, sudah bisa swasembada pangan padi sawah.

“Kenapa beras keluar masuk di Pulau Sebatik, itu karena memang urusan selera, sering saya sampaikan Sebatik kan banyak beras keluar, kenapa beras masuk itu ursan selera, artinya yang masuk mungkin beras premium yang keluar mungkin beras-beras medium”, ucapnya, Kamis, (29/1/2026).

Sambiyo menegaskan Pulau Nunukan belum bisa swasembada pangan, dengan empat Kelurahan seperti Kelurahan Nunukan Barat, Kelurahan Nunukan Tengah, Kelurahan Nunukan Utara, dan Kelurahan Nunukan Timur karena tidak memiliki sawah, dengan penduduk yang padat.

“Pulau Nunukan tetap berat, Sebuku, Seimanggaris itu sangat berat karena banyak perusahaan, kemudian sawah kita sangat kecil, makanya dengan data LBS eksisting ini memang kita masih dikatakan cukup berat”, ujarnya.

Ia mengungkapkan untuk di Kecamatan Krayan bisa IP100 namun untuk mendistribusi ke wilayah lain cukup mahal, sehingga Kecamatan Krayan tidak termasuk dalam mensuplay pangan secara merata di seluruh Kecamatan di Kabupaten Nunukan, hasil pertaniannya hanya bisa di ekspor ke luar negeri. (DR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....