Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman

  • 20 Okt 2025 19:51 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA) dengan mengonsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi harus diikuti dengan Aksi Nasional yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk masyarakat.

Masyarakat yang menjadi kelompok target utama dalam Aksi Nasional diharapkan memiliki kemandirian untuk mengawasi pangan di lingkungannya. Edukasi keamanan pangan menjadi salah satu upaya sehingga masyarakat memahami dan menerapkan perilaku keamanan pangan secara konsisten.

Pangan aman adalah pangan yang bebas dari segala jenis cemaran biologis, kimia, dan fisik, sehingga tidak membahayakan kesehatan dan keselamatan manusia saat dikonsumsi. Pangan yang aman dapat diperoleh dengan memilih produk yang bersih dan terhindar dari bahaya seperti bakteri, zat kimia berbahaya (misalnya formalin atau boraks), dan benda asing (seperti serangga atau stapler).

Pangan bahwa negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi seimbang, baik pada tingkat nasional maupun daerah hingga perorangan secara merata di seluruh Indonesia dan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia.

Lima kunci keamanan pangan, menurut WHO, adalah:

(1) Jaga Kebersihan

(2) Pisahkan Pangan Mentah dan Matang

(3) Masak Hingga Matang

(4) Jaga Pangan pada Suhu Aman

(5) Gunakan Air dan Bahan Baku yang Aman.

Pangan Aman 2025 bukan hanya soal memenuhi standar, tetapi lebih pada upaya bersama untuk menciptakan kesadaran kolektif akan pentingnya mengonsumsi pangan yang sehat dan aman bagi generasi mendatang.

Mari kita bersama-sama wujudkan dengan pangan aman dan pastikan makanan yang kita konsumsi bersih, bergizi, dan bebas dari bahan berbahaya. Dengan pangan aman, keluarga terlindungi, masyarakat sehat, dan kualitas hidup meningkat. Ayo, jadikan pangan aman sebagai budaya bersama.(Sumber.Kemenkes)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....