Jemput Bola Deteksi Penyakit, Warga Nunukan Kini Rutin Periksa Kesehatan
- 13 Jul 2026 16:08 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Warga mengaku semakin mudah memantau kondisi kesehatannya sejak adanya layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan melalui jemput bola. Program ini mendekatkan layanan kesehatan sehingga masyarakat tidak perlu menunggu sakit untuk memeriksakan diri.
Layanan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin setiap bulan. Pemeriksaan berkala dinilai membantu warga mengetahui kondisi kesehatannya lebih cepat sehingga penanganan dapat dilakukan sejak dini.
Salah seorang warga, Jumariah, (62) mengaku rutin mengikuti pemeriksaan kesehatan sejak program jemput bola berjalan. Menurutnya, pemeriksaan rutin membuat dirinya mengetahui perkembangan penyakit yang dideritanya sehingga lebih mudah mengontrol kondisi kesehatannya.
"Alhamdulillah, kita bisa tahu kan bagaimana penyakit kita, supaya bisa jaga makanan apa saja yang bisa dimakan kan," katanya, Senin (13/7/2026).
Pemegang Program Penyakit Tidak Menular Puskesmas Sedadap, Tri Widiastuti, mengatakan layanan jemput bola dilakukan untuk menemukan faktor risiko penyakit sedini mungkin. Ia menyebut, dengan mengetahui hasil pemeriksaan, masyarakat diharapkan lebih sadar menjaga kesehatannya melalui perubahan pola hidup.
”Jadi, warga itu sudah mulai menyedari pentingnya pola hidup yang sehat dan teratur, karena mereka ini kan ada kartu kontrol, makanya bisa dilihat bagaimana perkembangan kesehatannya,” ujarnya.
Tri menjelaskan, sebagian besar penyakit tidak menular dipicu pola hidup yang kurang sehat. Untuk itu, setiap kegiatan pemeriksaan juga disertai edukasi agar masyarakat mulai mengontrol pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat.
Menurutnya, langkah tersebut perlu dilakukan untuk mencegah hipertensi, kolesterol, maupun asam urat berkembang menjadi penyakit kronis seperti penyakit jantung dan gangguan ginjal. Ia menegaskan, melalui deteksi dini dan perubahan gaya hidup, risiko komplikasi penyakit diharapkan dapat ditekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....