Mengenang Sejarah Bom Hiroshima, Titik Balik Kemerdekaan Indonesia

  • 06 Agt 2026 13:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bom atom Little Boy dijatuhkan ke Hiroshima pada 6 Agustus 1945.
  • Kehancuran Hiroshima mempercepat kekalahan Jepang dan membuka kekosongan kekuasaan di Indonesia.
  • Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan sebelas hari setelah pengeboman Hiroshima.

Pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan

Sebelum Jepang menyerah, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dibentuk pada 7 Agustus 1945. Badan tersebut awalnya disiapkan untuk melanjutkan pekerjaan BPUPKI.

Setelah proklamasi, PPKI bergerak sebagai lembaga nasional untuk membangun pemerintahan Indonesia. Para anggotanya mengambil keputusan tanpa lagi bergantung kepada pemerintah pendudukan Jepang.

Sidang pertama berlangsung pada 18 Agustus 1945 dengan mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945. Sidang juga menetapkan Soekarno dan Mohammad Hatta sebagai presiden serta wakil presiden.

PPKI kemudian membentuk Komite Nasional untuk membantu pelaksanaan tugas presiden. Keputusan tersebut memberi fondasi kelembagaan bagi negara yang baru merdeka.

Sidang berikutnya membentuk kementerian dan membagi wilayah Indonesia menjadi delapan provinsi. Langkah tersebut membuat pemerintahan dapat segera bekerja di pusat maupun daerah.

Badan Keamanan Rakyat juga dibentuk untuk menjaga keamanan negara pada masa awal kemerdekaan. Organisasi tersebut kemudian berkembang menjadi bagian penting sejarah pertahanan nasional.

Dengan demikian, kekalahan Jepang membuka momentum, sedangkan PPKI membangun dasar pemerintahan. Keduanya menjadi bagian penting dalam rangkaian sejarah menuju berdirinya Republik Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....