Mengulas Negara-negara yang Pertama Kali Mengakui Kemerdekaan Indonesia

  • 05 Agt 2026 15:23 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 memerlukan pengakuan dan dukungan diplomatik dari negara-negara lain untuk memperkuat kedaulatannya.
  • Sejumlah negara-negara Arab menjadi kelompok pertama yang memberikan dukungan diplomatik kepada Indonesia pasca proklamasi.
  • Pengakuan internasional dari negara-negara Arab membuka peluang bagi pengakuan dari negara-negara lain dan memperkuat posisi Indonesia menghadapi upaya Belanda untuk kembali menjajah.

RRI.CO.ID, Jakarta – Kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 memerlukan pengakuan negara lain. Dukungan tersebut memperkuat posisi Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan di tengah upaya Belanda kembali menjajah.

Negara-negara Arab menjadi kelompok pertama yang memberikan dukungan diplomatik kepada Indonesia. Pengakuan itu kemudian membuka jalan bagi pengakuan dari negara-negara lain.

Mesir

Mesir menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia melalui pengakuan de facto pada 22 Maret 1946. Pengakuan de jure diperkuat melalui Perjanjian Persahabatan yang ditandatangani kedua negara pada 10 Juni 1947.

Diplomasi A.R. Baswedan dan Agus Salim berperan besar dalam proses tersebut. Selain itu, persamaan mayoritas pemeluk agama Islam dan rasa persaudaraan menjadi alasan Mesir mengakui kedaulatan Indonesia.

Suriah

Suriah menjadi salah satu negara Arab yang mendukung perjuangan diplomasi Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dukungan tersebut memperkuat posisi Indonesia menghadapi Belanda pada masa revolusi kemerdekaan.

Sesudah mengakui secara de jure, Suriah membentuk hubungan diplomatik dengan Indonesia. Dukungan tersebut memperkuat posisi diplomasi Indonesia di kawasan Timur Tengah.

Lebanon

Lebanon turut memberikan pengakuan terhadap Republik Indonesia secara de jure pada 29 Juli 1947 melalui jalur diplomatik. Hubungan diplomatik tersebut terus berlanjut hingga kedutaan besar RI secara resmi didirikan di ibukota Lebanon, Beirut pada tahun 1996.

Irak

Irak juga mengakui kemerdekaan Indonesia pada masa awal republik. Kedua negara kemudian menjali hubungan terutama dalam hal hubungan diplomatik sejak tahun 1950.

Arab Saudi

Arab Saudi memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Indonesia pada 18 November 1946, setelah sejumlah negara Arab lain melakukannya. Salah satu yang melatarbelakangi pengakuan tersebut yakni adanya keterikatan agama antar kedua negara.

Yaman

Yaman mengakui kedaulatan Indonesia sebagai sebuah negara pada 3 Mei 1948. Kedua negara terus melakukan hubungan erat di bidang politik dan ekonomi.

Afghanistan

Afghanistan pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1947. Hubungan kedua negara kemudian diperkuat melalui Treaty of Friendship yang ditandatangani pada 24 April 1955.

Vatikan

Melansir National Geographic Indonesia, Vatikan menunjukkan simpati yang kuat terhadap perjuangan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan. Puncaknya, pada tahun 1947, Vatikan secara resmi mengakui kedaulatan Republik Indonesia.

Sebagai bentuk nyata dari pengakuan tersebut, Vatikan mendirikan Delegasi Apostolik di Jakarta. Paus Pius XII, pemimpin tertinggi Gereja Katolik saat itu, menunjuk George Marie Joseph sebagai duta besar Vatikan untuk Indonesia

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....