Belanja Pemerintah Naik 15,97 Persen, MBG Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

  • 06 Agt 2026 11:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Peningkatan belanja pemerintah pada triwulan II 2026, menjadi salah satu faktor utama yang menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat. Badan kebijakan moneter mencatat, konsumsi pemerintah tumbuh 15,97 persen secara tahunan
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga disebut memberi kontribusi besar terhadap peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
  • Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 tetap berada dalam kisaran 4,9 persen. Hingga, 5,7 persen secara tahunan

RRI.CO.ID, Jakarta - Peningkatan belanja pemerintah pada triwulan II 2026, menjadi salah satu faktor utama yang menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat. Badan kebijakan moneter mencatat, konsumsi pemerintah tumbuh 15,97 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Hal tersebut, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,29 persen. Kenaikan pengeluaran negara ini, didorong percepatan realisasi belanja pegawai dan belanja operasional pemerintah.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga disebut memberi kontribusi besar terhadap peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso menjelaskan, lonjakan konsumsi pemerintah berasal dari beberapa komponen utama.

Di antaranya, kata Ramdan, pembayaran gaji ke-13 aparatur negara serta peningkatan belanja barang dan jasa untuk mendukung pelaksanaan Program MBG. Menurut Ramdan, kombinasi berbagai kebijakan fiskal dan moneter mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

"Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 tetap berada dalam kisaran 4,9 persen. Hingga, 5,7 persen secara tahunan," ujar Ramdan dalam keterangan persnya, di Jakarta, dikutip Kamis, 6 Agustus 2026.

Konsumsi Rumah Tangga Tetap Menguat

Selain belanja pemerintah, konsumsi rumah tangga juga menunjukkan tren positif sepanjang triwulan II 2026. Pengeluaran masyarakat tumbuh 5,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut didorong oleh momentum libur sekolah dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Aktivitas masyarakat selama periode tersebut ikut menggerakkan berbagai sektor usaha, terutama perdagangan dan jasa.

Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) juga mencatat pertumbuhan tinggi sebesar 6,93 persen. Kondisi ini, menunjukkan aktivitas sosial dan pelayanan masyarakat terus meningkat seiring membaiknya perekonomian.

Investasi dan Ekspor Ikut Menguat

Dari sisi investasi, pembentukan modal tetap bruto tumbuh 6,87 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut, didukung oleh peningkatan investasi kendaraan serta realisasi penanaman modal dari pemerintah maupun sektor swasta.

Sementara itu, kinerja ekspor nasional tetap berada di jalur positif dengan pertumbuhan 4,13 persen. Permintaan yang stabil dari negara mitra dagang menjadi salah satu faktor penopang peningkatan ekspor Indonesia.

Program MBG Dorong Sektor Makan dan Minum

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis memberikan dampak nyata terhadap sektor penyediaan akomodasi dan makan minum. Permintaan bahan pangan dan layanan katering meningkat seiring perluasan pelaksanaan program di berbagai daerah.

Selain sektor tersebut, industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, serta informasi dan komunikasi juga menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Aktivitas di berbagai lapangan usaha menunjukkan pemulihan ekonomi yang semakin merata.

Balinusra Catat Pertumbuhan Tertinggi

Secara kewilayahan, kawasan Bali dan Nusa Tenggara menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi pada triwulan II 2026. Posisi berikutnya, ditempati wilayah Jawa, Sulawesi, Sumatra, Kalimantan, serta Maluku dan Papua.

Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di satu wilayah. Aktivitas konsumsi, investasi, dan belanja pemerintah memberikan dampak positif terhadap perekonomian di berbagai daerah Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....