DPR Tekankan Penting Pemetaan Kebutuhan Kompetensi Guru Berbasis Data di Daerah
- 07 Mei 2026 10:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati menekankan, pentingnya pemetaan kebutuhan kompetensi guru berbasis data di setiap daerah.
- Penguatan komunitas belajar guru juga penting. Agar proses peningkatan kapasitas ini berlangsung berkelanjutan.
- Dengan dukungan dan koordinasi lintas pemangku kepentingan, Hari Belajar Guru dapat menjadi model pengembangan kompetensi yang efektif.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati menekankan, pentingnya pemetaan kebutuhan kompetensi guru berbasis data di setiap daerah. Semua itu, demi program Hari Belajar Guru yang dijalankan Kemendikdasmen tepat sasaran dan berdampak nyata untuk masyarakat
“Penguatan komunitas belajar guru juga penting. Agar proses peningkatan kapasitas ini berlangsung berkelanjutan, tidak hanya bersifat sesaat,” kata politikus PKS ini dalam keterangan persnya, di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.
Tidak hanya itu, Kurniasih juga menegaskan, perlunya keterkaitan antara hasil pembelajaran dengan evaluasi kinerja guru. Sehingga, hasilnya bisa berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.
"Dengan dukungan dan koordinasi lintas pemangku kepentingan, Hari Belajar Guru dapat menjadi model pengembangan kompetensi yang efektif. Sekaligus inklusif dan tidak membebani, mendorong peningkatan mutu pendidikan nasional," ujar Kurniasih.
Sebelumnya diberitakan, Mendikdasmen, Abdul Mu'ti menetapkan, kebijakan baru, yaitu Hari Belajar Guru. Kebijakan ini diterapkan untuk para tenaga pendidik di seluruh Indonesia.
Menurut Mu'ti, kebijakan ini akan membuat guru memiliki hari khusus untuk meningkatkan kompetensi. Caranya dengan mengikuti kegiatan belajar, tanpa dibebani kewajiban mengajar di kelas.
"Kami memiliki kewajiban yang berkaitan dengan guru, yaitu Hari Belajar Guru. Pada satu hari itu, guru (hanya) belajar dan tidak mengajar," kata Mu'ti ketika ditemui usai membuka Konsolidasi Nasional Kemendikdasmen 2026 di PPSDM Kemendikdasmen Bogor, Jawa Barat, Senin, 9 Februari 2026.
Mu'ti lantas berharap, program tersebut dapat membantu para guru mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Begitu pula dengan kualitas dan profesionalismenya sebagai tenaga pendidik.
Diketahui, Kemendikdasmen berencana akan menghidupkan kembali sejumlah program pendukung peningkatan mutu guru. Program-program tersebut seperti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG), serta berbagai pelatihan lainnya.
"Mengaktifkan kembali program-program MGMP, KKG, dan program lain. Khususnya yang berperan dalam peningkatan kualitas guru melalui berbagai pelatihan," ucap Mu'ti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....