Indonesia Jadi Negara Deforestasi Terbesar Ke-2 di Dunia

  • 13 Des 2025 19:11 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Indonesia memiliki hutan hujan tropis yang sangat luas, sehingga dapat membuatnya mendapat julukan sebagai “paru-paru dunia”. Hanya saja, dari laporan terbaru yang dirilis oleh World Resources Institute, selama satu dekade terakhir, Indonesia masuk dalam jajaran negara dengan deforestasi terbesar di dunia.

Sebelumnya, dikutip dari laman resmi Kementerian Kehutanan, yaitu kehutanan.go.id, berdasarkan hasil pemantauan pada tahun 2024, Indonesia memiliki 95,5 juta hektare lahan berhutan. Jumlah itu mencapai 51,1 persen dari total daratan di Indonesia.

Pada tahun 2024 pula, angka deforestasi netto di Indonesia tercatat sebesar 175,4 ribu hektare. Jumlah tersebut diperoleh dari jumlah deforestasi bruto (216,2 ribu hektare) dikurangi dengan jumlah reforestasi (40,8 ribu hektare).

Dari laporan “State Of Climate Action 2025”, Indonesia tercatat menjadi negara dengan tingkat deforestasi tertinggi kedua di dunia. Dalam hal ini, Indonesia berada di atas negara lainnya, seperti Democratic Republic of the Congo, Bolivia, Malaysia, Colombia, Paraguay, Pantai Gading, Mozambik, dan juga Meksiko.

Selama 10 tahun terakhir, total luas deforestasi di Indonesia telah tercatat sebanyak 10 juta hektare, yang menyumbang 11 persen dari total deforestasi di dunia. Jumlah ini menjadi yang terluas setelah negara Brasil, dengan total luas deforestasi sebesar 23 juta hektare.

Menanggapi hal ini, banyak upaya yang telah dilakukan untuk menekan deforestasi di Indonesia. Langkah-langkah tersebut dilakukan dengan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, pembatasan perubahan alokasi kawasan hutan untuk sektor non-kehutanan, serta penegakan hukum kehutanan. Tidak hanya itu, langkah lainnya adalah penerapan Inpres tentang penghentian tata kelola hutan alam primer dan lahan gambut, pengendalian kerusakan gambut dan perubahan iklim, serta masih banyak lagi.

(Dyah Pramesti Purbowati - Universitas Negeri Jakarta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....