KAPP Apresiasi Respons Cepat Pemkab Mimika Terhadap Aspirasi Pengusaha OAP
- 22 Agt 2026 17:54 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika – Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Kabupaten Mimika, Yance Sani, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong atas respons cepat dalam menyikapi aspirasi para pengusaha Orang Asli Papua (OAP) yang melakukan aksi penyampaian pendapat di Kabupaten Mimika, Pada hari sabtu 22 agustus 2026.
Menurut Yance, keputusan Bupati dan Wakil Bupati untuk turun langsung menemui massa aksi, mendengarkan aspirasi serta membuka ruang dialog secara terbuka merupakan bentuk kepemimpinan yang patut diapresiasi. Kehadiran kepala daerah di tengah masyarakat dinilai menunjukkan bahwa pemerintah tidak menutup diri terhadap berbagai aspirasi dan persoalan yang disampaikan.
“Kami dari KAPP memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Mimika yang telah menunjukkan respons cepat dengan turun langsung menemui masyarakat dan para pengusaha OAP. Bagi kami, ini adalah sikap seorang pemimpin yang hadir ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan jawaban dari pemerintah,” ujar Yance.
Yance menilai, seorang pemimpin tidak hanya dituntut menjalankan roda pemerintahan dari balik meja, tetapi juga harus mampu hadir secara langsung ketika masyarakat menyampaikan aspirasi, keluhan maupun harapan. Menurutnya, perbedaan pandangan antara pemerintah dan masyarakat dapat diselesaikan melalui komunikasi dan dialog yang terbuka.
Ia juga mengapresiasi pertemuan pemerintah daerah dengan para pengusaha OAP yang berlangsung dalam suasana dialog. Menurut Yance, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, sementara pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mendengarkan dan memberikan respons terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Yance menilai, keterbukaan pemerintah dalam mendengarkan aspirasi pengusaha OAP sejalan dengan semangat Otonomi Khusus Papua. Menurutnya, Otsus tidak hanya berbicara mengenai kebijakan dan anggaran, tetapi juga bagaimana pemerintah memberikan ruang, perhatian dan keberpihakan kepada Orang Asli Papua dalam proses pembangunan.
“Kami menyambut baik pernyataan Bapak Bupati bahwa pengusaha OAP harus menjadi pelaku utama dan bukan penonton. Bagi kami, ini adalah sebuah komitmen yang sangat penting karena pembangunan di tanah Papua harus memberikan ruang yang nyata kepada anak-anak Papua untuk ikut menjadi pelaku pembangunan,” katanya.
Di sisi lain, Yance mengajak seluruh pengusaha OAP untuk menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah. Ia mengatakan, penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat, namun setelah pemerintah membuka ruang dialog, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang sehat dan mencari solusi bersama demi kepentingan pembangunan Mimika.
Yance menegaskan, KAPP mendukung setiap langkah Pemerintah Kabupaten Mimika yang bertujuan memperkuat keberpihakan kepada OAP. Ia berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat tidak hanya dilakukan ketika terjadi aksi, tetapi dapat terus dibangun secara berkelanjutan untuk menciptakan hubungan yang harmonis dan iklim pembangunan yang kondusif.
Menutup pernyataannya, Yance mengatakan hasil dialog antara pemerintah dan massa aksi harus menjadi awal yang baik untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat OAP.
“Atas nama KAPP Kabupaten Mimika, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Bupati Johannes Rettob dan Bapak Wakil Bupati Emanuel Kemong. Teruslah hadir bersama masyarakat dan membuka ruang dialog, karena ketika pemimpin hadir dan masyarakat didengar, di situlah kita sedang membangun pemerintahan yang dekat dengan rakyat dan pembangunan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat Papua, khususnya OAP,” ujarnya.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....