MRP Papua Tengah Terima Aspirasi Massa KNPB, Kapolres Apresiasi Aksi Damai
- 03 Agt 2026 13:02 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Massa yang mengatasnamakan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) bersama sejumlah komponen perjuangan menggelar aksi penyampaian pendapat di Kabupaten Nabire, Senin 3 Agustus 2026 bertempat di Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah. Dalam aksi tersebut, massa membacakan pernyataan sikap politik yang memuat sejumlah tuntutan terkait persoalan politik, hak asasi manusia, dan penyelesaian konflik di Tanah Papua.
Melalui dokumen pernyataan sikap, massa aksi mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk meninjau kembali sejumlah resolusi yang berkaitan dengan status Papua. Mereka juga menyerukan pelaksanaan referendum ulang, pembukaan akses kemanusiaan internasional ke Papua, serta penyelesaian konflik melalui mekanisme yang damai.
Selain itu, massa meminta Pemerintah Republik Indonesia, TNI-Polri, dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mencari solusi atas konflik dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Aspirasi tersebut diterima oleh Anggota MRP Papua Tengah Kelompok Kerja (Pokja) Agama, Yehuda Gobai Bersama para Anggota MRP Lainnya. Ia menyatakan seluruh aspirasi yang disampaikan massa akan dibahas dalam pertemuan internal MRP Papua Tengah.
"Kami terima aspirasi ini dengan hati yang terbuka, kemudian kami akan teruskan," kata Yehuda Gobai.
Sementara itu, Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., CPHR, yang didampingi Danlanal Nabire, Wakil Komandan Batalyon 753/Arga Vira Tama, dan Wakapolres Nabire, mengatakan aksi penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Menurutnya, kondisi tersebut tercipta berkat sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, serta koordinasi yang baik antara aparat dengan koordinator lapangan massa aksi.
Kapolres mengapresiasi komunikasi terbuka yang dibangun selama kegiatan berlangsung sehingga penyampaian aspirasi dapat berjalan kondusif dan selesai lebih cepat dibandingkan perkiraan.
"Kita bisa melihat aspirasi berjalan dengan baik, dan hari ini bisa selesai lebih cepat dari biasanya. Inilah yang kami harapkan, sehingga ke depan komunikasi dua arah seperti ini terus terjalin," ujar AKBP Samuel Dominggus Tatiratu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Nabire yang tidak terprovokasi oleh berbagai isu yang beredar menjelang pelaksanaan aksi. Menurutnya, seluruh aktivitas masyarakat tetap berlangsung normal selama kegiatan berlangsung.
Kapolres turut memastikan tidak ada peserta aksi yang ditahan. Ia menjelaskan bahwa seseorang yang sempat diamankan petugas merupakan korban kecelakaan lalu lintas yang dibawa ke Polres Nabire bersama kendaraannya untuk penanganan lebih lanjut.
"Kami berharap adik-adik massa simpatisan KNPB dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman. Kami juga pastikan tidak ada yang ditahan. Yang diamankan tadi merupakan korban kecelakaan lalu lintas yang dibawa petugas bersama kendaraannya ke Polres Nabire," jelasnya.
Usai menyampaikan aspirasi, massa aksi membubarkan diri secara tertib. Secara umum, pelaksanaan penyampaian pendapat di Kabupaten Nabire berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....