Pemkab Mimika Jadikan Sekolah Penggerak Budaya Peduli Lingkungan.

  • 21 Agt 2026 10:48 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar Sosialisasi Sekolah yang Berwawasan Lingkungan Kabupaten Mimika Tahun 2026, Jumat, 21 Agustus 2026, di Hotel Horison Diana Timika. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang lingkungan hidup bagi lembaga pendidikan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Mimika, Santi Sondang, secara resmi membuka kegiatan sekaligus membacakan sambutan Bupati Mimika Johannes Rettob. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup yang telah menyelenggarakan kegiatan sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di kalangan lembaga pendidikan.

“Lingkungan hidup merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan lestari bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Bupati dalam sambutan yang dibacakan Santi Sondang.

Bupati mengatakan, sekolah memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran dan budaya peduli lingkungan sejak dini. Sekolah tidak hanya menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat membentuk karakter, sikap, kebiasaan, serta tanggung jawab generasi muda terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

Ia berharap sosialisasi tersebut dapat memberikan pemahaman kepada para kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta mengenai pentingnya mengembangkan sekolah berwawasan lingkungan melalui pengelolaan kebersihan, pengurangan dan pengelolaan sampah, penghijauan, serta penghematan air dan energi.

“Sekolah yang berwawasan lingkungan tidak cukup hanya terlihat bersih dan hijau secara fisik, tetapi yang lebih penting adalah tumbuhnya budaya dan kesadaran lingkungan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya. Guru diharapkan menjadi teladan, sementara peserta didik dapat menjadi agen perubahan di sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Bupati menegaskan Kabupaten Mimika memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang besar sehingga harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Pendidikan lingkungan hidup dinilai penting untuk membentuk generasi Mimika yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap lingkungan.

Bupati juga mengajak Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, peserta didik, orang tua, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak, tetapi membutuhkan komitmen, konsistensi, dan keteladanan bersama.

“Kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten akan menjadi budaya yang besar. Dari sekolah kita membangun karakter, dari karakter kita membangun generasi, dan dari generasi yang peduli lingkungan kita membangun Kabupaten Mimika yang sehat, bersih, hijau, dan berkelanjutan,” pungkasnya.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....