Dinas Kesehatan Papua Tengah Siapkan Studi Kelayakan RSUD Provinsi
- 07 Sep 2026 13:20 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Dalam upaya memperkuat sistem pelayanan kesehatan rujukan di wilayahnya, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah mengadakan kegiatan Presentasi Laporan Awal Dokumen Studi Kelayakan Rencana Lokasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Papua Tengah. Kegiatan penting ini berlangsung di aula hotel Mahavira 2 Nabire, pada Senin, 7 September 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Agus, M.Kes., Sp.KKLP memimpin langsung jalannya rapat presentasi laporan awal tersebut. "Kehadiran RSUD Provinsi Papua Tengah diharapkan tidak hanya menjadi sebuah pembangunan fisik berupa gedung rumah sakit, tetapi menjadi pusat pelayanan kesehatan rujukan yang representatif, mudah diakses, aman, dan berkelanjutan, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tegasnya dalam sambutan pembukaan.
Dalam rapat yang krusial ini, dipaparkan gambaran objektif dan komprehensif mengenai kelayakan lokasi yang direncanakan oleh tim penyusun studi, yaitu KSO PT. Tambora Setia Jaya – CV Kumbi Mandiri Engineering. Tim penyusun yang merupakan pemenang seleksi ini memaparkan detail lokasi di wilayah Nabire Barat kepada seluruh hadirin.

Hadirin rapat pun secara aktif memberikan masukan. Perwakilan BPN Nabire memberikan informasi terkait status lahan, Dinas Lingkungan Hidup menyoroti aspek lingkungan, dan Dinas PUPR Provinsi serta Kabupaten memberikan pandangan tentang infrastruktur dasar dan aksesibilitas. Arahan juga disampaikan oleh Bapperida Provinsi dan Kabupaten terkait keselarasan dengan rencana tata ruang.
Tak ketinggalan, masukan dari tingkat akar rumput juga dihimpun dalam rapat tersebut. Hadir Kepala Distrik Nabire Barat, Polsek Nabire Barat, Koramil Kota, serta Kepala Kampung Wadio SP3 dan Gerbang Sadu untuk memberikan pemahaman langsung mengenai kondisi wilayah dan aspirasi masyarakat sekitar.
Proses penentuan lokasi ini memang sangat vital, mengingat pembangunan RSUD Provinsi Papua Tengah adalah investasi jangka panjang. Rumah sakit ini diharapkan mampu berkembang dan beradaptasi dengan pertumbuhan penduduk serta kemajuan teknologi kesehatan selama bertahun-tahun ke depan, sehingga lokasi yang dipilih harus benar-benar bebas dari potensi persoalan lahan, akses, atau lingkungan di kemudian hari.

Di akhir rapat, disepakati bahwa presentasi laporan awal ini menjadi ruang koordinasi dan diskusi bersama untuk menghasilkan dokumen studi kelayakan yang komprehensif, objektif, dan akurat. "Keberhasilan pembangunan rumah sakit ini membutuhkan dukungan dari seluruh perangkat pemerintah, pemangku kepentingan, aparat keamanan, pemerintah distrik dan kampung, serta masyarakat," imbuh Kadis Kesehatan.
Melalui diskusi yang baik dan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan dokumen studi kelayakan ini dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat bagi Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan RSUD Provinsi Papua Tengah yang berkualitas dan berkelanjutan, demi kepentingan seluruh masyarakat di Papua Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....