Raker I TP-PKK Mimika Tekankan Penguatan Kelembagaan dan Sinergitas
- 03 Agt 2026 13:04 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika menggelar Rapat Kerja (Raker) I tahun 2026, Senin, 3 Agustus 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Kelembagaan dan Sinergitas Menuju Gerbang Emas” tersebut berlangsung di Multi Purpose Hotel Grand Tembaga, Timika.
Ketua Panitia Pelaksana Raker I TP-PKK Kabupaten Mimika, Sara Lisa Rombe Payung, dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan Raker berlandaskan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga serta Permendagri Nomor 36 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Perpres tersebut.
Sara menjelaskan, Raker I TP-PKK Mimika bertujuan menyelaraskan 10 Program Pokok PKK dengan kebijakan prioritas, visi dan misi Pemerintah Kabupaten Mimika, serta program prioritas pemerintah provinsi dan pusat. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk merumuskan program kerja TP-PKK selama satu tahun sekaligus mengevaluasi program yang telah berjalan.
Raker I TP-PKK Mimika diikuti 190 peserta, terdiri atas 67 pengurus TP-PKK Kabupaten Mimika dan 123 pengurus TP-PKK dari 18 distrik. Sejumlah narasumber turut memberikan materi, antara lain mengenai kesehatan alat reproduksi dan dampak pernikahan dini, Gerakan PKK, wajib belajar 13 tahun, pemanfaatan lahan pekarangan, serta pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.
Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, Ny. Susana Suzy Herawati Rettob, mengatakan, berbagai program PKK baik yang dilaksanakan secara mandiri maupun melalui kolaborasi dengan OPD dan lembaga lainnya telah berjalan dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah. Namun, evaluasi secara menyeluruh tetap diperlukan agar program ke depan lebih efektif, terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Susana, TP-PKK Mimika selama kurang lebih satu tahun telah menjalankan berbagai kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di bidang pendidikan, PKK ikut mendukung program wajib belajar 13 tahun hingga ke tingkat distrik, termasuk melalui pembinaan PAUD dan pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal.
Di bidang kesehatan, TP-PKK Mimika aktif melaksanakan kegiatan Posyandu, pemeriksaan ibu hamil bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia, serta pemberian makanan tambahan bergizi bagi bayi, balita dan ibu hamil. PKK juga telah memberikan pelatihan kepada 25 kader Posyandu di tingkat kabupaten dan distrik sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Sementara di bidang pertanian, TP-PKK Mimika bersinergi dengan Dinas Pertanian untuk mendorong pemanfaatan lahan pekarangan rumah. Salah satu program yang direncanakan adalah Satu Rumah Satu Kandang, serta penanaman cabai dan kelor. Program tersebut diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan pemanfaatan potensi lokal.
Selain itu, PKK juga mendorong peningkatan keterampilan masyarakat, khususnya mama-mama, melalui pelatihan pembuatan kue, kerajinan dan berbagai keterampilan lainnya. Program ini dilakukan melalui sinergi dengan Dekranasda dan perangkat daerah terkait untuk meningkatkan kemandirian serta pemberdayaan ekonomi keluarga.
Susana menegaskan, Raker I TP-PKK Mimika tidak boleh hanya menjadi agenda rutin, tetapi harus menjadi momentum untuk menyatukan persepsi, mengevaluasi program dan menetapkan program kerja yang lebih tepat sasaran. Ia berharap sinergitas antara TP-PKK, pemerintah daerah, OPD, distrik dan berbagai pihak dapat terus diperkuat untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat Mimika.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....