Pendampingan Penilaian Mandiri SPIP Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka

  • 21 Jul 2026 09:10 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Pemerintah Kabupaten Mimika resmi menggelar kegiatan Pendampingan Penilaian Mandiri Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, dipusatkan di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mimika.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong. Turut hadir Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah Perwakilan BPKP Provinsi Papua Tengah Fathul Huda Yusuf Ukhrowi, Kepala Inspektorat Kabupaten Mimika Dwi Cholifah, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika, Kegiatan dilaksanakan di Aula BAPENDA pada Senin 20 juli 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Emanuel Kemong mengatakan bahwa penyelenggaraan SPIP merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Ia menegaskan bahwa SPIP tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. "Penyelenggaraan SPIP bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif atau melengkapi dokumen birokrasi. SPIP merupakan instrumen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," ujarnya.

Menurut Emanuel, penerapan SPIP yang baik akan memberikan keyakinan kepada pimpinan dan seluruh aparatur bahwa tujuan organisasi dapat tercapai sesuai prinsip pemerintahan yang baik. Ia menyebut penilaian mandiri maturitas SPIP menjadi momentum penting bagi setiap perangkat daerah untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan SPIP secara objektif. "Melalui proses ini, kita dapat mengidentifikasi berbagai risiko, mengenali kelemahan, serta melakukan langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan," katanya.

Lebih lanjut, Emanuel mengajak seluruh kepala perangkat daerah beserta tim untuk mengikuti proses penilaian dengan penuh kejujuran, objektivitas, dan tanggung jawab. Ia berharap kegiatan tersebut tidak dipandang sebagai formalitas semata, melainkan menjadi sarana evaluasi dan pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Jangan menjadikan kegiatan ini sebagai formalitas semata, tetapi sebagai sarana evaluasi dan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan pengelolaan keuangan daerah yang tepat sasaran, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," tegasnya.

Wakil Bupati juga meminta Inspektorat Kabupaten Mimika sebagai koordinator kegiatan untuk terus memberikan pendampingan, pembinaan, dan pengawasan secara berkelanjutan kepada seluruh perangkat daerah. Menurutnya, hasil penilaian harus mampu menggambarkan kondisi yang sebenarnya sehingga dapat menjadi dasar penyusunan langkah-langkah perbaikan yang berkesinambungan. "Saya meminta agar pendampingan, pembinaan, dan pengawasan terus dilakukan sehingga hasil penilaian benar-benar mencerminkan kondisi yang sebenarnya dan menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Emanuel juga menyampaikan apresiasi kepada Perwakilan BPKP Provinsi Papua Tengah atas dukungan dan pendampingan yang selama ini diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Mimika. "Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Tengah beserta seluruh jajaran atas pendampingan, arahan, pembinaan, dan bimbingan yang terus diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Mimika dalam memperkuat sistem pengendalian intern dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan," tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati berharap kegiatan pendampingan tersebut dapat menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Mimika. "Saya berharap kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi terwujudnya tata kelola Pemerintah Kabupaten Mimika yang profesional, bersih, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," ujarnya. Setelah menyatakan kegiatan secara resmi dibuka, Emanuel Kemong menandai pembukaan kegiatan dengan melakukan pemukulan tifa.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....