Pemkab Mimika Dorong Literasi lewat Lomba Cerita Rakyat SD Tahun 2026

  • 20 Jul 2026 19:08 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Kegiatan Pembudayaan Gemar Membaca Tingkat Daerah Kabupaten Mimika melalui Lomba Cerita Rakyat Tingkat Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026 resmi dibuka di Hotel Grand Tembaga, Senin (20/7/2026). Sebanyak 28 peserta dari 23 sekolah mengikuti perlombaan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika.

Kegiatan dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Santy Sondang, yang hadir mewakili Bupati Mimika. Pembukaan ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya perlombaan.

Dalam sambutan tertulis Bupati Mimika yang dibacakan Santy Sondang, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, panitia, dewan juri, guru pendamping, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Bupati menyampaikan bahwa cerita rakyat merupakan bagian penting dari kekayaan budaya, sejarah, dan identitas suatu daerah. Melalui cerita rakyat, anak-anak dapat mempelajari nilai-nilai luhur, kearifan lokal, sejarah perjuangan, serta pesan moral yang membentuk karakter bangsa.

Menurutnya, lomba cerita rakyat bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan budaya literasi, melatih kemampuan berbicara di depan umum, menumbuhkan rasa percaya diri, sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.

Pemerintah Kabupaten Mimika juga menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya gemar membaca sejak usia dini. Membaca dinilai menjadi kunci dalam memperluas wawasan, meningkatkan pengetahuan, serta membentuk generasi yang kritis, kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Kepada para peserta, Bupati berpesan agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta terus mengembangkan kemampuan bercerita dan melestarikan budaya daerah. Apresiasi juga disampaikan kepada para guru dan orang tua yang telah mendampingi serta membimbing anak-anak dalam menumbuhkan karakter dan budaya membaca.

Melalui kegiatan yang diikuti 28 peserta dari 23 sekolah ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap budaya literasi dan pelestarian cerita rakyat terus berkembang sehingga mampu melahirkan generasi Mimika yang cerdas, berkarakter, dan bangga terhadap warisan budaya daerah.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....